DJIA23832.17
LIVE154.87(0.65%)
NDX6527.21
LIVE35.69(0.55%)

The Fed : Pasar Tenaga Kerja Masih Sepi Meski Telah Dilakukan Pemangkasan Stimulus


Thursday, 31 July 2014 01:53 WIB

The FedYellen obligasiPasar tenaga kerja,


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH_Yellen1.png

Federal Reserve menyatakan bahwa pasar tenaga kerja masih sepi meskipun ekonomi sedang mengalami kenaikan dan The Fed melanjutkan untuk memangkas pembelian aset bulanan yang telah memompa neraca keuangan berada pada rekornya sebesar $4.41 triliun.

“Kisaran indikator pasar tenaga kerja mengisyaratkan bahwa masih adanya tingkat pemakaian yang kurang signifikan akan sumber tenaga kerja,” menurut Federal Open Market Committee hari ini di Washington. “Kecenderungan laju inflasi secara terus menerus dibawah 2% telah naik menuju angka tersebut.”

The Fed telah memangkas pembelian obligasi bulanan sebesar $25 miliar dengan pengurangan sebesar $10 miliar yang telah dilakukan sebanyak 6 kali , tetap pada laju untuk mengakhiri program pembelian obligasi tersebut pada Oktober mendatang.

Federal Reserve yang diketuai oleh Janet Yellen sedang memperdebatkan mengenai kapan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2006 lalu setelah tingkat pengangguran turun lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya dan inflasi naik menuju target 2%.

Hari ini outlook menjadi cerah dengan sebuah laporan pemerintah menunjukkan bahwa ekonomi kuartal kedua naik lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. Sementara di waktu yang bersamaan, Yellen telah menyatakan kekhawatiran mengenai masih adanya tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja, meliputi rendahnya upah. FOMC (Federal Open Market Committee) menegaskan kemungkinannya untuk mengurangi pembelian obligasi pada “langkah kebijakan yang berlanjut” dan guna mempertahankan rendahnya suku bunga untuk “beberapa waktu kedepan” setelah berakhirnya pembelian obligasi tersebut. (bgs)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

  • ECB (European Central Bank) mempertahankan suku bunga pada rekor terendah ditengah fokus terhadap program pembelian obligasi guna mendorong pemulihan perekonomian Zona Eropa.Sebanyak 25 anggota Dewan ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.