DJIA27814.73
LIVE-6.36(-0.02%)
NDX8267.50
LIVE-16.25(-0.20%)

Australia Memangkas Suku Bunga Utama ke Rekor Terendah dalam Hampir 3-Tahun


Tuesday, 4 June 2019 11:56 WIB

AUD,RBA RatesLowe


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY2_reserve-bank-macro-650x359px.jpg

Australia memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun untuk menjaga dari latar belakang global yang semakin gelap dan upaya untuk menghidupkan kembali inflasi yang melambat dan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Gubernur Reserve Bank Philip Lowe melakukan penyesuaian pertamanya terhadap tingkat kas sejak mengambil alih kepemimpinan pada September 2016, memotong seperempat poin menjadi 1,25% pada hari Selasa seperti yang diharapkan oleh pasar uang dan ekonom. Mereka juga melihat bank sentral menindaklanjuti dengan pemotongan lain dalam kurun waktu tiga bulan.

"Keputusan hari ini untuk menurunkan suku bunga akan membantu membuat terobosan lebih lanjut ke dalam kapasitas cadangan dalam perekonomian," kata Lowe dalam pernyataan pasca-pertemuannya. "Ini akan membantu dengan kemajuan yang lebih cepat dalam mengurangi pengangguran dan mencapai kemajuan yang lebih terjamin menuju target inflasi." Gubernur tidak memberikan panduan ke depan yang baru.

Pemotongan oleh Lowe datang dengan latar belakang sengketa perdagangan yang semakin intensif antara negara-negara adikuasa ekonomi dunia dan tanda-tanda kelemahan yang muncul di pasar pekerjaan Australia yang sebelumnya menderu. Ekonomi melambat di kuartal terakhir karena jatuhnya harga properti - dipimpin oleh penurunan 15% di Sydney - membuat rumah tangga merasa lebih miskin dan membebani pengeluaran konsumen.

"Ketidakpastian domestik utama terus menjadi prospek untuk konsumsi rumah tangga, yang dipengaruhi oleh periode pertumbuhan pendapatan rendah yang berkepanjangan dan penurunan harga rumah," kata Lowe. "Diharapkan adanya peningkatan dalam pendapatan disposable rumah tangga dan ini harus mendukung konsumsi."

Dolar Australia naik, membeli 69,92 sen AS pada pukul 2:35 siang waktu Sydney dibandingkan dengan 69,75 sen sebelum keputusan.(Arl)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.