DJIA26764.87
LIVE107.89(0.40%)
NDX7577.26
LIVE8.23(0.11%)

Australia Pertahankan Suku Bunga Utama Seiring Penurunan Mata Uang Yang Mendukung Ekspor


Tuesday, 3 July 2018 12:52 WIB

RBAEkonomi AustraliaReserve Bank of Australia


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY2_RBA-to-keep-rates-on-hold-for-two-to-three-years-forecast-says.jpg

Australia mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada rekor rendah pada Selasa karena penurunan mata uang baru-baru ini membantu perekonomian dengan menawarkan eksportir beberapa penyekatan terhadap lonjakan perdagangan global.

Gubernur Reserve Bank Philip Lowe mempertahankan suku bunga di 1,5 persen, seperti yang diharapkan oleh semua ekonom dan bertahan sejak Agustus 2016. Dolar Australia minggu ini turun ke level terendahnya dalam lebih dari setahun, didorong oleh meningkatnya kecemasan bahwa perang perdagangan dapat mengirim gelombang kejutan melalui pasar komoditas dimana negara tersebut  bergantung.

"Satu ketidakpastian mengenai pandangan global berasal dari arah kebijakan perdagangan internasional di Amerika Serikat," kata Lowe dalam sebuah pernyataan. "Ada juga ketegangan ekonomi di beberapa pasar negara berkembang, sebagian besar karena alasan negara tertentu."

Dolar lokal sedikit berubah, diperdagangkan pada 73,42 sen AS pada jam 2:33 siang. di Sydney.

RBA siap bersabar, menjelaskan kepada perusahaan dan rumah tangga bahwa RBA tidak bermaksud untuk menaikkan suku sampai pasar tenaga kerja cukup ketat untuk menaikkan upah dan inflasi. Sementara ekonomi AS bergerak dan cenderung mempercepat pertumbuhan terkait pemotongan pajak, Australia merupakan negara dengan konomi yang paling bergantung pada China dan prospek meningkatnya proteksionisme antara ekonomi terbesar dunia adalah ancaman eksternal yang serius.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.