DJIA25387.18
LIVE-602.12(-2.32%)
NDX6829.10
LIVE-210.05(-2.98%)

ECB: Tindakan Proteksionis Adalah Risiko Utama bagi Pertumbuhan Global


Thursday, 28 June 2018 16:53 WIB

ECBEuropean Central Bank


ecb-logo.jpg

Bank Sentral Eropa mengatakan risiko terhadap ekonomi global dari meningkatnya proteksionisme yang meluas bisa menjadi "signifikan."

Lembaga yang berbasis di Frankfurt memperingatkan dalam Buletin Ekonomi pada hari Kamis bahwa pertumbuhan global - sudah diperkirakan akan melambat karena banyak negara maju mendekati kendala kapasitas - mungkin akan merasakan pukulan tambahan dari ancaman perdagangan baru-baru ini.

"Keseimbangan risiko untuk aktivitas global dan perdagangan dalam jangka pendek telah memburuk baru-baru ini, dengan risiko yang tersisa condong ke sisi negatifnya untuk jangka menengah," kata ECB. "Penerapan tarif perdagangan yang lebih tinggi dan kemungkinan tindakan proteksionis yang lebih luas merupakan risiko kunci."

Pengenaan tarif impor AS pada aluminium dan baja dari negara-negara termasuk negara-negara Uni Eropa telah menyebabkan tindakan pembalasan dan retorika yang memanas bahwa kekhawatiran ECB akan memukul kepercayaan bisnis dan konsumen. Cina terlibat dalam pertempuran dagang dengan pemerintahan Presiden Donald Trump, dan menentang pembatasan investasi di AS.

Untuk kawasan euro, ketegangan politik seperti itu datang di tengah serentetan data ekonomi yang suram. Sebuah laporan penelitian dalam buletin menunjukkan bahwa pelemahan relatif berasal dari faktor-faktor baik temporer dan siklikal, termasuk pelambatan dari ekspansi dekade tertinggi tahun 2017, tetapi mungkin juga mencakup kekhawatiran perdagangan.

"Indikator pertumbuhan perdagangan global mengarah ke perlambatan moderat pada bulan-bulan pertama tahun ini," kata laporan itu. "Ini mungkin mencerminkan penurunan sementara dalam permintaan luar negeri dan efek yang tertinggal dari apresiasi euro pada 2017, tetapi tidak dapat dikecualikan bahwa bagian dari penurunan ini juga didorong oleh memburuknya ekspektasi yang dihasilkan dari diskusi tarif yang sedang berlangsung."

Laporan itu juga mengatakan ekpansi wilayah euro sejak 2013 tidak biasa dalam segi lama dan kekuatannya, yang berarti hal itu masih bisa berjalan. Salah satu yang bisa menjadi penggerak yaitu investasi, yang baru saja pulih ke tingkat yang terlihat sebelum krisis keuangan. (Sdm)

Soure: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Reserve Bank of Australia telah merilis suku bunga resmi tidak berubah selama 27 bulan berturut-turut. Rekor terendahnya tingkat suku bunga semalam sebesar 1,5 persen diperkirakan tidak akan disesuai...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.