DJIA24100.51
LIVE-496.87(-2.02%)
NDX6594.96
LIVE-173.01(-2.56%)

Powell Melihat Kenaikan Suku Bunga Bertahap di Tengah Prospek Pertumbuhan AS yang Kuat


Tuesday, 27 February 2018 20:46 WIB

Federal ReserveThe FedEkonomi ASJerome Powell


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY2_ap_17332555453323-eabb1c6db87957d076cd9ef5bb74588476e20a75-s900-c85.jpg

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral dapat terus menaikkan suku bunganya secara bertahap karena prospek pertumbuhan tetap kuat, dan volatilitas keuangan baru-baru ini tidak boleh membebani ekonomi A.S.

"Beberapa rintangan yang dihadapi ekonomi AS di tahun-tahun sebelumnya telah berubah menjadi angin segar," Powell mengatakan dalam kesaksian tertulis kepada Komite Jasa Keuangan House pada hari Selasa di Washington. "Kebijakan fiskal telah menjadi lebih stimulatif dan permintaan luar negeri untuk ekspor AS berada pada lintasan yang lebih kuat. ''

Powell mengambil alih Komite Pasar Terbuka Federal tingkat tinggi pada saat ekonomi terbesar di dunia tersebut beralih ke pertumbuhan yang lebih cepat, inflasi yang agak tinggi, dan penurunan tingkat pengangguran. Yang menambah momentum adalah pemotongan pajak dan kenaikan pengeluaran yang disepakati oleh anggota parlemen dari Partai Republik dan ditandatangani oleh Presiden Donald Trump.

"Dalam mengukur jalur yang tepat untuk kebijakan moneter selama beberapa tahun ke depan, FOMC akan terus menyeimbangkan antara menghindari ekonomi yang terlalu panas dan membawa inflasi harga PCE menjadi 2 persen secara berkelanjutan," katanya, pada  penampilan publik pertamanya sebelum Kongres sebagai ketua The Fed.

Koreksi baru-baru ini di pasar saham dan kenaikan suku bunga utang pemerintah AS seharusnya tidak menghambat pertumbuhan, katanya.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.