DJIA21696.32
LIVE21.81(0.10%)
NDX5780.11
LIVE-10.80(-0.19%)

BOJ Pertahankan Stimulus Saat Tekanan Meningkat Untuk Keluar Dari Stimulus


Friday, 16 June 2017 10:22 WIB

MoneterBOJ


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY_bojrun.jpg

Dengan inflasi yang masih jauh dari targetnya, Bank of Japan mempertahankan janjinya untuk terus mengucurkan stimulus ke dalam ekonomi, beberapa hari setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga dan menetapkan rincian lebih lanjut tentang rencananya untuk menormalkan kebijakan.

BOJ akan terus mengelola kurva imbal hasil melalui tingkat bunga negatif dan membeli triliunan nilai tukar yen, katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat. Hasilnya telah diperkirakan oleh 43 ekonom yang disurvei Bloomberg.

Periode ekspansi ekonomi terpanjang di Jepang dalam satu dekade telah memberikan beberapa dukungan untuk BOJ, yang belum mengubah kebijakan sejak September tahun lalu, namun inflasi tetap rendah. Sementara jumlah obligasi yang dibelinya masih rendah, sedikit harapan bahwa hal itu akan berubah secara substansial selama sisa masa jabatan Gubernur Haruhiko Kuroda saat ini. Seruan semakin keras baginya untuk setidaknya memetakan beberapa rincian tentang bagaimana BOJ akhirnya bisa keluar dari stimulus.

Sementara Kuroda mengatakan bahwa pembicaraan mengenai keluarnya stimulus moneter masih terlalu dini dan akan berakhir dengan pasar yang membingungkan, BOJ mengkalibrasi ulang komunikasinya untuk mengetahui bahwa ini adalah pemikiran bagaimana menyelesaikan suatu penutupan pada akhirnya, orang-orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Bloomberg ini bulan. Namun, mereka tak mau memberi kesan bahwa ini menjadi agenda dalam waktu dekat.(frk)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.