DJIA23857.51
LIVE180.21(0.76%)
NDX6548.54
LIVE57.02(0.88%)

The Fed menaikan suku bunga acuan seperempat poin


Thursday, 16 March 2017 01:29 WIB

Federal ReserveSuku BungaFOMCThe Fed


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH_Janet-Yellen-Fed-Reserve-FOMC-Minutes-USD-Dollar-US.jpg

Federal Reserve pada Rabu ini menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir dan mengisyaratkan dua kenaikan suku bunga lainnya di tahun ini.

Komite kebijakan The Fed memvoting 9-banding-1 untuk menaikkan suku bunga 0,75% menjadi sebesar 1%.

The Fed "dot plot," yang merupakan tabel proyeksi pembuat kebijakan untuk suku bunga jangka pendek, menunjukkan tiga kenaikan pada tahun 2017, tiga kali pada tahun 2018 dan tiga lagi di 2019. Ini tidak berubah dari perkiraan sebelumnya pada bulan Desember.

Beberapa ekonom berpikir The Fed mungkin mengisyaratkan untuk siap mengambil langkah kenaikan suku bunga sekali-per-kuartal terkait tekanan inflasi yang dapat memicunya.

Pejabat The Fed menanggapi tanda-tanda ini dengan hanya menaikan perkiraan mereka untuk inflasi inti menjadi tingkat tahunan sebesar 1,9% tahun ini dari 1,8% pada perkiraan sebelumnya. pejabat The Fed melihat headline dan inflasi inti mencapai tujuan mereka yaitu sebesar 2% pada tahun depan, tetapi tidak melampaui batas.

Dalam pernyataan kebijakannya, pejabat The Fed mengatakan inflasi headline "bergerak mendekati" target 2% bank sentral tapi inflasi inti "sedikit berubah."

"FOMC secara berahati-hati akan memantau perkembangan inflasi terbaru dan diharapkan relatif terhadap tujuan inflasi simetris," berdasarkan penyataan.

Yang mungkin menjadi pengingat inflasi 2% tidak menjadi batas tertinggi bank sentral AS.

Pernyataan The Fed mengenai pemangkasan " inflasi kurang dari 2%" menurut laporan sebelumnya.

The Fed juga mengatakan investasi bisnis "tampaknya telah sedikit menguat."

Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari berbeda pendapat demi menjaga suku bunga jangka pendek tidak berubah.

Sementara Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan mengadakan konferensi pers pada 2:30 siang.(yds)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.