DJIA23870.32
LIVE193.02(0.82%)
NDX6557.55
LIVE66.03(1.02%)

The Fed : Beberapa Anggota FOMC Melihat Kenaikan Suku Bunga 'Relatif Secepatnya'


Thursday, 13 October 2016 01:39 WIB

FOMCThe Fed


c_740_198_16777215_00_images_assets_o_1aa38qtmlh4n6noube13ot13eua.jpg

Para Bankir dari bank sentral AS memperdebatkan manfaat dari menaikkan suku bunga bulan lalu menggambarkan keputusan yang sudah dekat, dengan beberapa anggota mengatakan bahwa kenaikan suku bunga diperlukan "relatif secepatnya," risalah rapat September menunjukkan.

"Beberapa anggota menilai bahwa hal tersebut akan sesuai untuk meningkatkan jangkauan target tingkat dana The Fed  yang relatif cepat jika perkembangan ekonomi terbuka tentang sesuatu yang diharapkan komite," risalah dari pertemuan tanggal 20-21 September di Washington menunjukkan. "Telah dicatat bahwa argumen yang masuk akal dapat dibuat baik itu untuk peningkatan pada pertemuan ini atau untuk menunggu beberapa informasi tambahan pada pasar tenaga kerja dan inflasi."

Komite Pasar Terbuka The Fed meninggalkan suku bunga acuan untuk pinjaman tidak berubah di kisaran 0,25 persen sampai 0,5 persen untuk pertemuan keenam bulan lalu, bahkan disaat mayoritas dari 17 peserta masih memperkirakan setidaknya satu kenaikan untuk tahun ini.

Presiden The Fed Kansas City Esther George, dari Cleveland Loretta Mester dan Eric Rosengren dari Boston berbeda pendapat pada pertemuan dalam mendukung kenaikan suku bunga. Menunjukkan bahwa dekatnya  keputusan juga tercermin dalam komentar dari anggota non-voting.

"Di antara peserta yang mendukung untuk  menunggu bukti lebih dari kemajuan lanjutan menuju tujuan komite, beberapa menyatakan bahwa keputusan pada pertemuan ini merupakan keputusan yang mendekati hal tersebut," risalah menyatakan.

Para pejabat The Fed telah menangguhkan kenaikan suku bunga di setiap pertemuan tahun ini karena ekonomi AS mengalami sejumlah kemunduran, dari perlambatan pertumbuhan Asia sampai ke jajak pendapat Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Inflasi yang sudah di bawah target 2 persen bank sentral selama lebih dari empat tahun telah mengurangi urgensi untuk kenaikan tersebut.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.