DJIA23868.18
LIVE190.88(0.81%)
NDX6556.26
LIVE64.74(1.00%)

Yellen: AS masih berada di jalur untuk kenaikan suku bunga


Tuesday, 7 June 2016 00:03 WIB

Federal ReserveThe FedJanet Yellen,


c_740_198_16777215_00_images_assets_22la-fi-mo-federal-reserve-janet-yellen-senate-confirmation-vote-20140106.jpg

Ketua Federal Reserve Janet Yellen, Senin mengatakan dia mengharapkan ekonomi AS akan terus meningkat dan mengharapkan kenaikan bertahap suku bunga lebih lanjut "mungkin" akan sesuai.

"Saya tetap percaya bahwa itu akan sesuai untuk secara bertahap mengurangi tingkat akomodasi kebijakan moneter, asalkan kondisi pasar tenaga kerja dapat membaik lebih lanjut dan inflasi terus membuat kemajuan menuju target kami yakni 2," kata Yellen dalam pidatonya di Dewan Urusan Dunia Philadelphia.

Yellen tidak menawarkan petunjuk lebih lanjut kapan waktu Fed untuk bertindak dalam sambutannya. Lemahnya laporan pekerjaan Mei mengurangi optimisme kenaikan pada bulan Juni dan telah meningkatkan keraguan tentang kenaikan suku bunga pada bulan Juli, kata analis menjelang pidato Yellen.

Bos Fed mengatakan angka pekerjaan Mei yang lemah menimbulkan pertanyaan tentang prospek bahwa para pejabat "akan berjuang untuk kenaikan."

Dia mencatatkan beberapa ketidakpastian yang dihadapi dalam perekonomian. Namun kemudian dia mengatakan bahwa pertumbuhan moderat  yang terjadi dan menyerukan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

"Meskipun ekonomi baru-baru telah dipengaruhi oleh bervariasinya kekuatan pengimbang, saya melihat alasan yang baik untuk mengharapkan bahwa kekuatan positif mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan inflasi yang lebih tinggi akan terus lebih besar daripada yang negatif," kata ketua Fed.

Sumber: MarketWatch

 


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.