DJIA25317.41
LIVE-126.93(-0.50%)
NDX7141.21
LIVE33.98(0.48%)

Output Manufaktur AS Jatuh untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Satu Tahun


Wednesday, 11 April 2018 15:53 WIB

InggrisUK ManufacturingU.K. Industial OutputManufaktur Inggris


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY_0wpid-wp-1435912734383.jpeg

Manufaktur AS menyusut untuk pertama kalinya dalam 11 bulan pada bulan Februari, dipimpin oleh output mesin dan peralatan.

Produksi pabrik turun 0,2 persen dari Januari, di saat output tidak berubah, Kantor Statistik Nasional mengatakan Rabu. Keseluruhan produksi industri naik lebih kecil dari perkiraan 0,1 persen seiring suhu yang di bawah rata-rata mendorong permintaan energi.

Ini menjadi akhir dari rentetan kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi produsen yang mana telah membantu mendukung ekonomi seiring tekanan dari kenaikan harga berdampak pada belanja konsumen.

Tujuh dari 13 sektor manufaktur mengalami penurunan output pada Februari, dengan mesin dan peralatan turun 3,9 persen setelah bulan yang kuat di Januari. Dalam tiga bulan terakhir, output naik 0,6 persen, setidaknya sejak Juli.

Tidak ada bukti bahwa badai salju "Binatang dari Timur" mempengaruhi produksi pada bulan Februari, ONS mengatakan, meskipun pembekuan hanya dimulai pada akhir bulan. Namun, itu mungkin telah berkontribusi pada penurunan 1,6 persen dalam output konstruksi selama sebulan.

Penurunan dalam konstruksi didorong oleh infrastruktur, pekerjaan industri swasta dan perbaikan. Ini mengikuti penurunan 3,1 persen pada Januari, ketika pekerjaan dihentikan di sejumlah situs setelah kolapsnya kontraktor Carillion Plc.

Angka-angka menunjukkan tiga bulan pertama 2018 menampilkan pola yang sama sampai akhir 2017, dengan output industri meningkat dan pekerjaan pembangunan menyusut untuk dua kuartal berturut-turut.

Pertumbuhan mungkin mendapat dorongan dari perdagangan setelah defisit barang dan jasa menyempit melebihi perkiraan menjadi 965 juta pound ($ 1,37 miliar) pada Februari.

Penurunan nilai ekspor lebih dari diimbangi oleh penurunan impor yang lebih besar, sebagian besar karena mesin dan peralatan transportasi dan bahan bakar.

Penurunan pada kuartal pertama akan menjadi di bawah 7,6 miliar pound yang dibukukan pada kuartal keempat jika Maret terlihat defisit kurang dari 3,7 miliar pound. (Sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.