DJIA25764.00
LIVE-98.68(-0.38%)
NDX7503.68
LIVE-76.46(-1.01%)

Manufaktur Inggris Berada dalam Laju Pertumbuhan Terbaik Sejak 1997


Wednesday, 10 January 2018 16:49 WIB

InggrisEkonomi inggrisU.K. Trade DeficitU.K.ManufactureManufaktur Inggris


c_740_198_16777215_00_images_assets_Ekonomi2_manufakturukj.jpg

Produsen Inggris mencatatkan ekspansi bulan ketujuh pada bulan November seiring sektor dari produsen makanan sampai ke produsen game dan peralatan olahraga meningkatkan output mereka.

Output pabrik naik 0,4 persen dari Oktober, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Secara keseluruhan produksi industri juga meningkat 0,4 persen, dengan penurunan suhu yang mendorong permintaan energi.

Angka terpisah menunjukkan output konstruksi naik 0,4 persen, dan defisit perdagangan melebar menjadi 2,8 miliar pound.

Produsen menikmati pertumbuhan terpanjang tanpa henti sejak 1997 berkat kenaikan global berbasis luas, terutama di kawasan euro, yang membeli hampir setengah dari ekspor Inggris.

Ini berarti produksi industri, yang menyumbang 14 persen dari PDB, hampir dipastikan berkontribusi terhadap pertumbuhan pada kuartal terakhir 2017. Output naik 1,2 persen dalam tiga bulan terakhir, dengan manufaktur meningkat 1,4 persen.

Sepuluh dari 13 sektor manufaktur mencatat kenaikan di bulan November. Titik lemah terlihat di produksi mobil, yang turun 7,1 persen - penurunan terbesar sejak 2014 - setelah permintaan asing yang kuat dalam beberapa bulan terakhir.

Namun sektor konstruksi yang lebih kecil tampaknya melambat selama tiga kuartal berturut-turut, membuat para eksekutif industri menyematkan harapan mereka pada inisiatif anggaran yang diumumkan oleh pimpinan Bea Cukai Philip Hammond guna meningkatkan pembangunan rumah dan membawa masyarakat muda ke tangga properti.

Kinerja ekonomi pada tahun 2018 akan bergantung pada industri jasa dominan, yang mendapat tekanan dari tekanan inflasi konsumen. Inggris diperkirakan akan bergabung dengan Italia dan Jepang di bagian bawah liga pertumbuhan Group of Seven tahun ini, dengan ekspansi hanya 1,4 persen, survei Bloomberg menunjukkan.

Angka perdagangan menunjukkan ekspor barang dan jasa naik 0,6 persen dan impor naik 1,6 persen. Meskipun volume ekspor jauh melampaui impor selama tahun lalu, harga impor yang lebih tinggi akibat depresiasi sebelumnya pound membuat sulit bagi Inggris untuk mengurangi defisit.

Defisit barang tidak termasuk minyak dan barang-barang yang tidak menentu mencapai 32,7 miliar pound dalam tiga bulan sampai November, hanya 1,5 miliar pound lebih rendah dari tahun sebelumnya.

Perdagangan bersih tidak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan PDB pada kuartal ketiga, dan mungkin akan gagal melakukan kontribusi lagi di kuartal keempat. Defisit total akan melebar kecuali pada Desember defisit terlihat menyempit menjadi 763 juta pound. (Sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.