DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

Penjualan ritel Australia meningkat pada bulan Februari


Wednesday, 4 April 2018 11:52 WIB

AustraliaAustralian Retail Sales


c_740_198_16777215_00_images_assets_Ekonomi2_rtlsalesf.jpg

Penjualan ritel Australia naik pada Februari, dipimpin oleh rebound dalam penjualan department store setelah beberapa bulan yang buruk.

Penjualan ritel naik 0,6% pada bulan Februari dari bulan sebelumnya, Biro Statistik Australia mengatakan Rabu. Itu dibandingkan dengan kenaikan 0,3% yang diperkirakan oleh para ekonom.

Penjualan department store meningkat 1,5% pada bulan Februari sementara pakaian, alas kaki dan barang-barang rumah tangga naik lebih kuat. Kafe dan restoran juga merasakan peningkatan penjualan yang signifikan.

Reserve Bank of Australia terus menjaga konsumen di bawah mikroskop di tengah kekhawatiran bahwa perlambatan pengeluaran dapat menyeret ekonomi ke dalam lubang.

Pada hari Selasa, Gubernur RBA Philip Lowe mengatakan belanja konsumen tetap menjadi bidang utama ketidakpastian bagi perekonomian dengan utang rumah tangga yang terus meningkat.

Upah telah stagnan selama beberapa waktu dengan konsumen menghadapi kenaikan biaya hidup dalam bentuk sewa yang lebih tinggi, tagihan listrik dan premi asuransi.

Pengecer bergulat dengan persaingan yang semakin ketat, terutama setelah kedatangan baru-baru ini di Australia dari raksasa barang-barang konsumen online Amazon.com Inc.

Meskopun pasar kerja yang kuat membantu meredakan kekhawatiran tentang meningkatnya default utang di seluruh perekonomian, masih ada banyak pekerja yang setengah menganggur, yang berarti tekanan pertumbuhan upah akan terus lemah. (Sdm)

Sourec: Marketwatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.