DJIA28021.92
LIVE17.03(0.06%)
NDX8312.57
LIVE-2.95(-0.04%)

Inflasi U.K Kembali ke Target BOE Didorong Tarif Pesawat, Harga Mobil


Wednesday, 19 June 2019 15:53 WIB

UK InflationEkonomi U.K


c_740_198_16777215_00_images_assets_Ekonomi2_ekonomi-inggris-1.jpg

Penurunan tarif pesawat dan harga mobil membuat inflasi Inggris kembali ke target Bank Inggris bulan lalu.

Harga konsumen naik 2% dari tahun sebelumnya, turun dari 2,1% pada bulan April, menurut angka dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Inflasi inti melambat menjadi 1,7% dari sebelumnya 1,8%.

Tarif pesawat, yang melonjak dalam dorongan terkait Paskah di bulan April, turun 5,2% di bulan Mei dibandingkan dengan kenaikan 10% di tahun sebelumnya. Harga kendaraan turun 0,3%, dan ada juga tekanan ke bawah dari biaya bahan bakar mobil, yang naik lebih sedikit daripada yang terjadi pada Mei lalu.

Tekanan ke atas datang dari kenaikan harga untuk game, mainan, hobi, furnitur, dan akomodasi.

BOE memperkirakan inflasi akan turun kembali di bawah target tahun ini, memberikan pejabat jeda untuk mempertahankan suku bunga di tengah ketidakpastian yang berkelanjutan atas Brexit. Para pembuat kebijakan akan mengumumkan keputusan terakhir mereka pada Kamis siang.

Sementara pasar tenaga kerja tetap ketat, pertumbuhan ekonomi yang lebih luas melambat tajam karena dorongan kuartal pertama dari penimbunan meningkat.

Inflasi di sektor jasa, dilihat sebagai proksi untuk inflasi yang dihasilkan di dalam negeri, melambat menjadi 2,6% di bulan Mei dari sebelumnya 2,9% di bulan April, sementara inflasi harga barang naik hingga 1,5%.

Angka-angka lain menunjukkan tekanan tetap lemah, dengan harga input produsen naik hanya 1,3% dari tahun sebelumnya, pembacaan terlemah dalam tiga tahun terakhir. Harga minyak yang lebih murah mendorong perlambatan. Harga output naik 1,8%, juga yang terendah sejak 2016.

Harga rumah di Inggris dan Wales naik 1,4% pada tingkat tahunan di bulan April di tengah kekhawatiran Brexit dan pajak properti yang lebih tinggi. Di London, turun sebesar 1,2%. Harga naik pada bulan tersebut, bagaimanapun, sebagai tanda pasar properti mungkin akan stabil.

Wales adalah wilayah UK terkuat, dengan harga rumah melonjak 6,7% pada tahun tersebut, kenaikan terbesar sejak 2014 silam. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.