DJIA25764.00
LIVE-98.68(-0.38%)
NDX7503.68
LIVE-76.46(-1.01%)

Pertumbuhan Upah Yang Kuat di Inggris Berlanjut Di Tengah Ketatnya Pasar Tenaga Kerja


Tuesday, 14 May 2019 15:53 WIB

Ekonom InggrisAverage Earnings IndexUpah Inggris


c_740_198_16777215_00_images_assets_12Eekonomi-inggris-165.jpg

Buruh Inggris menikmati kebangkitan daya tawar ketika kekurangan tenaga kerja membuat perusahaan berjuang untuk mengisi pekerjaan.

Gaji dasar naik 3,3% tahunan di kuartal pertama, mendekati laju tercepat sejak 2008, angka Kantor Statistik Nasional yang diterbitkan hari Selasa menunjukkan. Bayaran termasuk bonus meningkat 3,2%. Pertumbuhan upah kurang dari 3% setahun yang lalu.

Kenaikan terjadi ketika jumlah orang yang bekerja naik 99.000, membawa tingkat pengangguran ke posisi terendah 44 tahun di angka 3,8%. Tingkat pekerjaan tetap pada rekor tertinggi 76,1%.

Pasar tenaga kerja yang meningkat membantu menjelaskan ketahanan belanja konsumen, yang bersama dengan penimbunan Brexit mendorong perekonomian pada kuartal terakhir. Pertumbuhan upah sekarang dengan mudah melampaui inflasi, yang rata-rata kurang dari 2% antara Januari dan Maret.

Perusahaan gagal meningkatkan produktivitas pada kecepatan yang sama, namun, dengan angka Selasa menunjukkan bahwa output per jam adalah 0,2 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya. Hasilnya adalah bahwa biaya tenaga kerja per unit, ukuran inflasi yang dihasilkan di dalam negeri yang diawasi oleh penentu suku bunga Bank of England (BoE), semakin cepat.

Ada beberapa kabar baik bagi perusahaan yang menghadapi kekurangan tenaga kerja karena jumlah warga negara Uni Eropa yang bekerja di Inggris naik ke rekor tertinggi 2,38 juta, naik 98.000 dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh orang Bulgaria dan Rumania, dengan sedikit peningkatan di antara warga negara-negara UE yang lebih tua dan mereka yang bergabung pada 2004.

Ketenagakerjaan dipicu oleh penurunan tajam dalam aktivitas ekonomi. Pertumbuhan telah didorong oleh pekerjaan penuh waktu, dan sangat kuat di kalangan wanita dan di atas 50-an. Sementara kenaikan kuartal terakhir menandai perlambatan dari kenaikan bintang yang terlihat sekitar pergantian tahun, itu mungkin sebagian karena kurangnya kandidat yang cocok. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.