DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Penjualan Ritel di Amerika Serikat Melonjak Tajam Sejak 2017


Thursday, 18 April 2019 19:43 WIB

Retail SalesEkonomi AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_12Retail-Sales-Amerika1444.jpg

Penjualan ritel AS melonjak tajam sejak September 2017 karena kenaikan kendaraan bermotor dan pompa bensin meningkatkan penjualan, memberi sinyal konsumen memberikan dukungan ekonomi yang lebih besar.

Nilai penjualan keseluruhan pada Maret naik 1,6 persen setelah penurunan 0,2 persen yang tidak direvisi pada bulan sebelumnya, menurut angka Departemen Perdagangan yang dirilis hari Kamis. Itu melebihi semua perkiraan dalam survei Bloomberg yang menyerukan kenaikan 1 persen. Sebuah laporan terpisah Kamis ini dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pengajuan tunjangan pengangguran turun pekan lalu ke level terendah baru 49 tahun.

Dengan angka produk domestik bruto (PDB) kuartal pertama yang jatuh tempo 26 April, laporan ritel kuat yang mengejutkan dapat memacu ekonom untuk lebih meningkatkan proyeksi. Analis menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk periode Rabu setelah sebuah laporan yang menunjukkan defisit perdagangan secara tak terduga menyempit pada Februari.

Sinyal data yang lebih kuat konsumen dapat terus mendorong ekspansi di tengah kenaikan upah yang solid, pengangguran yang rendah, dan pembuat kebijakan yang mengindikasikan suku bunga akan tetap ditahan tahun ini. Rebound, setelah penurunan Desember, dapat membantu mengimbangi kelebihan pasokan yang siap membebani pertumbuhan akhir tahun ini.

Penjualan dealer mobil naik 3,1 persen, terbesar dalam 18 bulan, setelah turun di bulan sebelumnya. Data industri dari Ward's Automotive Group sebelumnya menunjukkan penjualan unit rebound pada bulan Maret. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.