DJIA26770.20
LIVE-255.68(-0.95%)
NDX7868.49
LIVE-73.65(-0.93%)

Pesanan Barang Tahan Lama Merosot di Bulan Februari dan Investasi Kembali Melambat


Tuesday, 2 April 2019 19:59 WIB

Barang tahan lamaU.S. Durable GoodsCore Durable Goods


c_740_198_16777215_00_images_assets_EKONOMI3_Durable-Goods-Orders.jpg

Pesanan untuk barang tahan lama merosot pada bulan Februari untuk pertama kalinya dalam empat bulan dan bisnis investasi yang terus melemah, mencerminkan ekonomi AS yang lebih lambat di awal tahun baru.

Pesanan barang tahan lama merosot 1,6%, sebagian besar karena lebih sedikit pemesanan untuk pesawat komersial dan perangkat keras yang terkait pertahanan, Departemen Perdagangan mengatakan Selasa. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan penurunan 2,1%.

Tidak termasuk transportasi, pesanan naik sedikit 0,1%. Transportasi sering melebih-lebihkan naik turunnya pesanan karena permintaan yang tidak stabil dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Pesanan jatuh 31% untuk pesawat komersial, kategori yang sering terlihat berayun. Penurunan terjadi sebelum kontroversi mengenai jet Boeing baru setelah kecelakaan mematikan.

Pesanan juga sedikit untuk mobil dan truk baru, mesin berat, komputer, dan peralatan jaringan.

Pesanan naik untuk peralatan listrik, peralatan dan logam primer yang digunakan dalam berbagai produk.

Sementara itu, ukuran utama investasi bisnis turun untuk ketiga kalinya dalam empat bulan dan kelima dalam tujuh bulan terakhir. Pesanan inti ini menurun 0,1%.

Investasi telah datar selama tiga bulan terakhir dan hanya tumbuh 2,6% dalam setahun terakhir, turun tajam dari kecepatan 10% setahun setengah yang lalu.

Kenaikan pesanan barang tahan lama yang semula dilaporkan 0,3% pada Januari direvisi turun menjadi 0,1%. Barang tahan lama pada dasarnya adalah produk untuk konsumen atau bisnis yang seharusnya bertahan setidaknya tiga tahun.(Arl)

Sumber : Marketwatch


RELATED NEWS

  • Philadelphia Federal Reserve, Kamis mengatakan indeks aktivitas bisnis turun menjadi 5,6 pada Oktober dari 12 pada September. Ekonom yang disurvei oleh Econoday mengharapkan pembacaan 7,1. Setiap baca...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.