DJIA27349.19
LIVE177.29(0.65%)
NDX7954.56
LIVE49.44(0.63%)

Penjualan Ritel Australia Naik Menjadi 0,4 Persen Pada April, Melampaui Perkiraan


Monday, 4 June 2018 08:51 WIB

Ekonomi Australia


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global5_Retail-sales-728x437.jpg

Konsumsi Australia, sebagaimana diwakili oleh penjualan ritel, membaik di bulan April, mengalahkan perkiraan, Biro Statistik Australia (ABS) melaporkan pada hari Senin. Penjualan ritel tiba di 0,4 persen bulan ke bulan, dibandingkan dengan perkiraan 0,2 persen dan naik dari pembacaan bulan sebelumnya 0,0 persen.

POIN UTAM APRIL (melalui ABS)

HARGA SAAT INI

Perkiraan tren naik 0,3% pada April 2018. Ini mengikuti kenaikan 0,3% pada Maret 2018 dan naik 0,3% pada Februari 2018.

Perkiraan musiman disesuaikan naik 0,4% pada April 2018. Ini mengikuti hasil yang relatif tidak berubah (0,0%) pada Maret 2018 dan naik 0,6% pada Februari 2018.

Dalam hal tren, turnover Australia naik 2,6% pada April 2018 dibandingkan dengan April 2017.

Industri-industri berikut naik dalam hal tren pada bulan April 2018: Retail makanan (0,4%), ritel barang-barang rumah tangga (0,4%), ritel lainnya (0,2%), dan Kafe, restoran dan layanan makanan takeaway (0,1%). Pakaian, alas kaki dan ritel aksesori pribadi (-0,2%) dan department store (-0,1%) jatuh dalam tren pada April 2018.

Negara bagian dan teritori berikut meningkat dalam hal tren pada bulan April 2018: New South Wales (0,4%), Victoria (0,4%), Queensland (0,1%), Wilayah Ibu Kota Australia (0,6%), Northern Territory (0,7%), dan Tasmania (0,2%). Australia Barat (0,0%) relatif tidak berubah. Australia Selatan (-0,1%) jatuh dalam tren pada April 2018.

Secara terpisah, ABS juga menerbitkan laba operasi perusahaan Australia yang datang pada 5,9 persen q/q versus 3,0 persen yang diharapkan dan 2,2 persen bertahan.

Sumber: FXstreet


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.