DJIA26947.86
LIVE-162.94(-0.60%)
NDX7810.17
LIVE-78.62(-1.00%)

Penjualan Ritel Inggris di Februari Naik Lebih Dari Yang Diharapkan


Thursday, 22 March 2018 16:52 WIB

Ekonomi inggrisUK Retail SalesPenjualan Ritel Inggris


c_740_198_16777215_00_images_assets_12UKRetail-sales-777x437.jpg

Penjualan ritel Inggris naik lebih dari perkiraan ekonom pada bulan Februari, didorong oleh lonjakan belanja makanan. Penjualan barang-barang lainnya mengalami penurunan.

Volume barang yang dijual di toko-toko dan online naik 0,8 persen dari Januari, dua kali lipat perkiraan kenaikan oleh para ekonom, menurut angka-angka dari Kantor Statistik Nasional pada hari Kamis. Peningkatan ini mengikuti penurunan dalam dua bulan sebelumnya.

Sektor ini mungkin berjuang untuk menghindari penurunan penjualan selama kuartal pertama setelah salju dan suhu beku di Inggris pada bulan ini. Penjualan akan turun kecuali bulan Maret yang meraih peningkatan 0,6 persen.

Dalam tiga bulan hingga Februari, penjualan turun 0,4 persen, penurunan pertama dalam hampir setahun terakhir.

Tingkat inflasi mereda dan Bank of England (BOE) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari ini, meskipun pasar semakin berspekulasi pada kenaikan suku bunga pada bulan Mei untuk menopang tekanan harga rumah yang muncul di pasar tenaga kerja.

Penjualan tidak termasuk bahan bakar otomatis meningkat sebesar 0,6 persen pada Februari.

Penjualan makanan naik 1,1 persen pada Februari. Penjualan juga didorong oleh barang-barang rumah tangga dan barang-barang yang dijual secara online. Tetapi penjualan non-makanan secara keseluruhan turun 0,8 persen, dengan department store dan toko-toko pakaian keduanya mengalami penurunan. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.