DJIA22296.09
LIVE-53.50(-0.24%)
NDX5867.35
LIVE-64.97(-1.10%)

Harga Grosir di AS Meningkat Pada Bulan Agustus Seiring Lonjakan Sektor Energi


Wednesday, 13 September 2017 19:46 WIB

Ekonomi ASWholesalePPI m/m


c_740_198_16777215_00_images_assets_Ekonomi2_wholesale11.jpg

Naiknya harga grosir AS pada bulan Agustus merefleksikan lonjakan biaya energi terbesar sejak Januari, sementara inflasi yang mendasar tetap terkandung didalamnya, sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pada hari Rabu di Washington.

 

Sorotan untuk Harga Produsen (Agustus)

Indeks harga produsen naik 0,2% m / m (0,3%) setelah turun 0,1% bulan sebelumnya

PPI naik 2,4% y / y setelah kenaikan 1,9% dalam periode 12 bulan sebelumnya

Tidak termasuk makanan dan energi, indeks utama naik 0,1% m / m, naik 2% y / y

Kira-kira tiga perempat kenaikan bulanan di pada indeks utama berasal dari barang-barang, yang sebagian besar disebabkan oleh kenaikan bensin sebesar 9,5 persen, seiring dengan kenaikan biaya bahan bakar jet terbesar sejak 2009. Sejak tanggal penetapan harga PPI adalah pada 15 Agustus, data seharusnya tidak menangkap dampak dari Badai Harvey, kata Scott Sager, seorang ekonom Biro Statistik Tenaga Kerja.

PPI tidak termasuk layanan makanan, energi, dan perdagangan, penilaian yang disukai beberapa ekonom karena mengeluarkan komponen yang tidak stabil, naik 1,9 persen dari Agustus 2016, sama seperti bulan sebelumnya. Itu mengindikasikan inflasi yang lebih besar butuh waktu untuk meningkat.

Tekanan harga di jalur produksi masih relatif ada, membantu menjaga indeks harga konsumen Federal Reserve di bawah sasarannya dan satu alasan mengapa pembuat kebijakan berencana untuk menaikkan biaya pinjaman secara bertahap. Bankir pusat akan memperbarui perkiraan suku bunga mereka minggu depan, menunjukkan apakah kemungkinan kenaikan Desember mengalami penurunan.(mrv)

 

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.