DJIA23874.90
LIVE197.60(0.83%)
NDX6540.20
LIVE48.68(0.75%)

Minyak WTI Turun Seiring The Fed Menghentikan Stimulus


Thursday, 30 October 2014 18:32 WIB

Minyak WTIThe Fed


WTI turun.jpg

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun dari level sepekan tertingginya setelah Federal Reserve mengakhiri program pembelian aset dan produksi naik ke level tertingginya dalam lebih dari 3 dekade terakhir. Sementara minyak brent tergelincir di London.

Kontrak berjangka melemah 1,2 % di New York. Sedangkan Dolar menguat untuk hari kedua terhadap euro pasca pengumuman The Fed, merusak daya tarik komoditas dalam mata uang AS untuk melindungi terhadap inflasi. Cadangan minyak mentah AS meningkat untuk pekan ke-4 seiring produksi melonjak ke level 8,97 juta barel per hari, level tertingginya sejak Januari 1983 silam, menurut Administrasi Informasi Energi.

WTI untuk pengiriman bulan Desember melemah 99 sen ke level $ 81,21 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 81,45 pukul 11:46 siang waktu London. Kontrak menguat 78 sen ke level $ 82,20 kemarin, penutupan tertingginya sejak 21 Oktober lalu. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sebesar 7 % di bawah rata-rata 100-hari untuk hari ini. Harga telah turun 17 % tahun ini.

Brent untuk pengiriman bulan Desember melemah 87 sen, atau 1 % ke level $ 86,25 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik 1,3 % kemarin. Minyak mentah acuan Eropa diperdagangkan dengan premi sebesar $ 4,96 di ICE, dibandingkan WTI sebesar $ 4,92 kemarin. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.