DJIA24465.16
LIVE0(0.00%)
NDX9413.99
LIVE0(0.00%)

Minyak Merosot Karena Kecewa Dengan Kesepakatan Pasokan OPEC


Friday, 10 April 2020 02:33 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00.jpg

Harga minyak merosot pada hari Kamis, memberikan kembali lonjakan 10% sebelumnya karena investor bereaksi negatif terhadap kesepakatan pemotongan pasokan antara anggota OPEC dan sekutunya dalam menanggapi penurunan permintaan bahan bakar global karena pandemi coronavirus.

Produsen minyak yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia mencoba untuk menuntaskan kesepakatan yang akan mengatasi meningkatnya kelebihan pasokan di tengah penurunan 30% permintaan bahan bakar di seluruh dunia. Namun, analis mengatakan bahwa kelompok produksi mungkin berakhir berkurang dari yang diharapkan pasar, menambahkan bahwa penurunan permintaan dari resesi yang disebabkan pandemi adalah masalah yang terlalu besar untuk ditangani dengan mudah.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutunya termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, telah melakukan pembatasan sekitar 15 juta hingga 20 juta barel per hari (bpd), atau 15% hingga 20% dari pasokan global.

Namun, menteri perminyakan Iran mengatakan pengurangan produksi 10 juta barel per hari hanya untuk Mei dan Juni 2020. Dari Juli hingga akhir 2020 akan ada pengurangan produksi 8 juta barel per hari, dan mulai Januari 2021, akan ada 6 juta potong bpd.

Minyak berjangka AS CLc1 ditutup lebih rendah $ 2,33, atau 9,3%, ke level $ 22,76 per barel sementara Brent LCOc1 ditutup $ 1,36, atau 4,1%, lebih rendah pada level $ 31,48 per barel. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.