DJIA23715.05
LIVE281.48(1.20%)
NDX8238.53
LIVE8.99(0.11%)

Minyak Stabil Setelah Reli 7-Hari pada Outlook Pasokan dan Harapan Stimulus


Thursday, 20 February 2020 19:40 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_blok-cepu-punya-cadangan-minyak-mentah-729-juta-barel-kapan-habisnya-u6ZhGAl0h9.jpg

Minyak stabil di London setelah mengalami reli terpanjang dalam setahun terakhir pada tanda-tanda pasokan global yang lebih ketat, dan berharap bahwa stimulus ekonomi China akan meredam permintaan bahan bakar dari dampak virus corona.

Brent diperdagangkan mendekati level $ 59 per barel setelah memperoleh 11% selama kenaikan tujuh hari. AS memproyeksikan bahwa output serpih, yang telah membuat pasar dibanjiri dengan minyak selama bertahun-tahun, hanya akan melihat pertumbuhan terbatas bulan depan. Penghentian ekspor dari anggota OPEC Libya tidak menunjukkan tanda-tanda berakhir, dan sanksi Amerika terhadap unit perdagangan Rosneft PJSC dapat menghambat pengiriman dari Venezuela.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya tampaknya telah menyerah pada pertemuan darurat untuk menanggapi virus, dengan koalisi menempel pada pertemuan yang dijadwalkan pada awal Maret. Kelompok itu mungkin masih mempertimbangkan pengurangan pasokan kemudian setelah Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman membandingkan dampak epidemi dengan api yang membutuhkan untuk meredam.

Harga minyak juga telah didorong oleh penyebaran berbagai langkah China untuk mendukung perekonomian, termasuk biaya pinjaman yang lebih rendah untuk pinjaman korporasi dan rumah tangga baru.

Data industri pada hari Rabu menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS membengkak lebih dari 4 juta barel pekan lalu, meskipun stok produk olahan menurun. Data pemerintah yang akan diterbitkan hari ini juga diperkirakan dalam survei Bloomberg untuk menunjukkan peningkatan stok minyak mentah.

Brent untuk penyelesaian April turun 5 sen ke level $ 59,07 per barel di bursa ICE Futures Europe pada pukul 10:42 pagi di London. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, yang berakhir Kamis, naik 18 sen ke level $ 53,47 di New York Mercantile Exchange. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.