DJIA29159.69
LIVE-26.58(-0.09%)
NDX9216.98
LIVE28.40(0.31%)

Minyak Pulih Karena Data Tiongkok Menawarkan Harapan Untuk Permintaan Global


Monday, 2 December 2019 07:25 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_crude-oil-copy.jpg01-770x433.jpg

Minyak pulih dari beberapa kerugian di perdagangan Asia pada hari Senin setelah laporan ekonomi China yang optimis pada akhir pekan menawarkan alasan untuk optimisme pada prospek permintaan global.

Kontrak berjangka naik 1% di New York, setelah turun 5,1% pada hari Jumat - penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari dua bulan terakhir. Indeks sektor manufaktur China melonjak secara tak terduga pada bulan November, menandakan pemulihan dalam sektor jasa. Namun, masih ada kekhawatiran mengenai prospek kesepakatan perdagangan tahap pertama dengan AS setelah sebuah laporan bahwa Beijing ingin tarif diturunkan kembali sebagai bagian dari perjanjian apa pun.

Kerugian pada Jumat lalu datang terkait tanda-tanda bahwa pertemuan OPEC dan sekutunya di Wina minggu ini tidak akan menghasilkan pengurangan produksi yang lebih dalam. Menteri perminyakan Irak mengatakan pada hari Minggu bahwa blok produsen akan mempertimbangkan pengurangan yang lebih besar, tetapi komentarnya bertentangan dengan sinyal dari anggota lain dalam sepekan terakhir. Kegagalan untuk mengurangi output lebih lanjut dapat membuat harga di bawah tekanan, dengan pasar terlihat berayun ke surplus pada kuartal pertama tahun 2020.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik 57 sen ke level $ 55,74 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:32 pagi waktu Sydney, setelah berakhir hari Jumat dengan penurunan $ 2,94 ke level $ 55,17.

Brent untuk penyelesaian Februari menguat 50 sen ke level $ 60,99 per barel di ICE Futures Europe Exchange London. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.