DJIA28015.06
LIVE337.27(1.22%)
NDX8397.37
LIVE88.97(1.07%)

Harga Minyak Menetap Sekitar 3% Lebih Tinggi Seiring Pasokan AS Naik Kurang Dari Perkiraan


Thursday, 21 November 2019 03:42 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_121will-peak-oil-save-planet_44.jpg

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, menyusul laporan pemerintah AS yang menunjukkan pasokan minyak mentah domestik naik untuk empat minggu berturut-turut, tetapi kurang dari lonjakan enam juta barel yang dilaporkan oleh kelompok perdagangan sehari sebelumnya.

Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS naik 1,4 juta barel untuk pekan yang berakhir 15 November. Itu diikuti peningkatan dalam setiap tiga minggu terakhir.

Namun, kenaikan terbaru itu sedikit lebih kecil dari kenaikan 1,6 juta barel yang diperkirakan oleh para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts. American Petroleum Institute pada hari Selasa melaporkan kenaikan sekitar 6 juta barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember menambahkan $ 1,90, atau 3,4%, menjadi menetap di level $ 57,11 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah menetap di bawah rata-rata bergerak 50-hari $ 55,59 pada hari Selasa, menurut data FactSet. Dolar dan persentase kenaikan hari itu adalah yang terbesar sejak 1 November, menurut Dow Jones Market Data.

Kontrak Desember berakhir pada penyelesaian hari Rabu. Minyak WTI untuk pengiriman Januari, kontrak bulan depan yang baru, naik $ 1,66, atau 3%, ke level $ 57,01 per barel.

Minyak mentah Brent untuk bulan Januari menguat 1,49, atau 2,5%, ke level $ 62,40 per barel di ICE Futures Europe, menyusul penurunan 2,5% pada hari Selasa. (knc)

Sumber : Market Watch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.