DJIA26770.20
LIVE-255.68(-0.95%)
NDX7868.49
LIVE-73.65(-0.93%)

Minyak Menguat Karena Laporan untuk Perlambatan Pengembalian Output Saudi yang Hilang


Monday, 23 September 2019 07:27 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_0il-prices-dip.jpg

Minyak mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Senin pagi di Asia menyusul laporan bahwa perbaikan penuh untuk ladang minyak Saudi yang terkena serangan drone pada awal bulan ini mungkin memakan waktu berbulan-bulan.

Minyak mentah Brent naik 1,1% setelah melonjak 6,7% minggu lalu, kenaikan mingguan terbesar sejak Januari. Saudi Aramco pada hari Sabtu menegaskan kembali komitmennya untuk mengembalikan 5,7 juta barel per hari produksi yang hilang pada akhir bulan, namun, sebuah laporan Wall Street Journal pada hari Minggu mengutip seorang pejabat Saudi yang mengatakan situasinya tidak "semudah yang anda bayangkan. ”

Ketegangan tetap tinggi di kawasan itu, dengan AS pada hari Jumat mengumumkan sanksi terhadap bank sentral Iran sebagai balasan atas serangan yang melumpuhkan produksi minyak Arab Saudi.

Minyak mentah Brent untuk November naik 77 sen ke level $ 65,05 per barel di ICE Futures Europe Exchange pada pukul 8:16 waktu Sydney. Minyak Brent untuk pengiriman bulan November turun 12 sen menjadi berakhir pada level $ 64,28 per barel.

Minyak mentah West Texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 75 sen ke level $ 58,84 per barel di New York Mercantile Exchange. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.