DJIA26935.07
LIVE-159.72(-0.59%)
NDX7823.55
LIVE-78.24(-0.99%)

Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Back-to-Back Ditengah Mencairnya Tensi Perang Perdagangan


Friday, 23 August 2019 13:59 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Oil_sp_20180209151433_ZH.jpg

Minyak menuju kenaikan mingguan back-to-back pertamanya sejak Juni ditengah tanda-tanda AS dan China yang bisa mendekati kesepakatan perdagangan dan seiring meningkatnya daftar bank sentral memulai pelonggaran kebijakan untuk menopang pertumbuhan.

Kontrak berjangka di New York lebih tinggi pada hari Jumat dan naik 1,2% minggu ini. Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan berbicara pada hari Jumat di Jackson Hole, Wyoming di tengah ekspektasi untuk penurunan suku bunga AS bulan depan. Ekonomi Amerika telah memasang tanda-tanda peringatan resesi, memacu spekulasi bahwa Presiden Donald Trump akan mencapai kesepakatan dengan China untuk meningkatkan peluang terpilihnya kembali.

Harga minyak telah pulih sejak penurunan tajam pada awal Agustus lalu karena konflik perdagangan AS-China mengancam akan berubah menjadi perang mata uang. Gedung Putih telah memberikan nada yang lebih lembut sejak itu, menunda pengenaan beberapa tarif dan menandakan lebih banyak pertemuan yang direncanakan. Sementara itu, tenggat waktu sanksi AS yang menjulang mengancam akan menghancurkan armada rig Iran yang semakin menipis dan menghambat produksi energi lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober bertambah 19 sen, atau 0,3%, ke level $ 55,54 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 7:32 pagi di London. Kontrak turun 0,6% pada hari Kamis.

Brent untuk Oktober menguat 28 sen, atau 0,5%, ke level $ 60,20 di ICE Futures Europe Exchange setelah ditutup 0,6% lebih rendah pada hari Kamis. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 4,67 per barel ke WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.