DJIA27963.58
LIVE181.62(0.65%)
NDX8302.86
LIVE45.03(0.55%)

Minyak Naik Karena Perhatian Beralih Dari Persediaan Menjadi Pelonggaran Moneter


Thursday, 22 August 2019 08:13 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_1035280ThinkstockPhotos-176866696780x390.jpg

Minyak naik karena perhatian beralih dari perluasan stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming.

Kontrak berjangka naik sebanyak 0,7% di New York, rebound dari penurunan 1,2% pada hari Rabu yang didorong oleh lonjakan yang mengejutkan dalam persediaan diesel dan bensin Amerika. Investor mengharapkan penurunan suku bunga selanjutnya pada pertemuan Federal Reserve 17-18 September dan akan mengamati dengan cermat pidato Ketua Jerome Powell pada hari Jumat di retret kebijakan tahunan Kansas City Fed.

Minyak sedang menuju kenaikan mingguan pertama berturut-turut sejak Juni, dibantu oleh serangan pesawat tak berawak di ladang minyak Arab Saudi dan mengisyaratkan mencairnya hubungan perdagangan AS-China. Persediaan minyak AS turun 2,7 juta barel pekan lalu, penurunan pertama dalam tiga minggu terakhir, menurut laporan dari Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik sebesar 35 sen, atau 0,6%, ke level $ 56,03 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:01 pagi di Singapura setelah menguat 39 sen sebelumnya. Kontrak telah meningkat 2,1% selama minggu ini.

Brent untuk penyelesaian Oktober naik 30 sen, atau 0,5%, ke level $ 60,60 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak acuan global diperdagangkan dengan premi $ 4,55 ke WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.