DJIA29157.59
LIVE-28.68(-0.10%)
NDX9209.74
LIVE21.16(0.23%)

Minyak Memperpanjang Kenaikannya Karena Petunjuk dari Pengenduran AS-China Picu Optimisme


Tuesday, 20 August 2019 14:03 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Oilrise.jpg

Minyak memperpanjang kenaikannya karena tanda-tanda penurunan perdagangan antara AS dan China dan prospek stimulus moneter mendukung pasar keuangan.

Kontrak berjangka di New York naik 0,4% setelah ditutup melonjak 2,4% pada hari Senin. Gedung Putih akan memperpanjang pengecualian yang melindungi pelanggan A.S. dari larangan melakukan bisnis dengan Huawei Technologies Co. selama 90 hari lagi, Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross mengatakan pada hari Senin. Langkah ini dilakukan setelah Presiden Donald Trump menunda tarif baru pada beberapa barang Tiongkok hingga pertengahan Desember.

Minyak mentah telah berayun antara keuntungan dan kerugian bulan ini karena investor bereaksi terhadap perkembangan perang perdagangan. Jerman sedang mempersiapkan langkah-langkah stimulus fiskal untuk mencegah kemungkinan resesi yang mendalam, sementara lebih banyak pemotongan suku bunga Federal Reserve diperkirakan akan menopang pertumbuhan Amerika. Analis memperkirakan bahwa stok AS turun untuk pertama kalinya dalam tiga minggu, pertanda positif untuk pasar minyak.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik 24 sen, atau 0,4%, ke level $ 56,45 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 7:23 pagi di London. Kontrak, yang berakhir Selasa, meningkat $ 1,34 pada hari Senin. Kontrak Oktober yang lebih aktif menambahkan 23 sen ke level $ 56,37.

Brent untuk penyelesaian Oktober naik 23 sen ke level $ 59,97 di ICE Futures Europe Exchange setelah naik 1,9% pada hari Senin. Minyak mentah patokan global diperdagangkan dengan premi $ 3,61 per barel ke WTI, terendah sejak Maret 2018. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.