DJIA27766.29
LIVE-54.80(-0.20%)
NDX8265.62
LIVE-18.13(-0.22%)

Minyak Menguat Karena Pengeboran AS, Saudi Berjanji untuk Memperpanjang Pemotongan


Monday, 10 June 2019 07:52 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_12Hharga-minyak-turun-dari-level-tertinggi.jpg

Minyak memperpanjang kenaikannya di atas $ 54 per barel karena aktivitas pengeboran AS turun ke level terendah sejak Februari tahun lalu dan pejabat energi utama Arab Saudi mengatakan dia yakin bahwa OPEC + akan memperpanjang pengurangan produksi.

Kontrak berjangka naik sebanyak 1,6% di New York, setelah melonjak 2,7% pada hari Jumat. Rig Amerika yang bekerja turun 11 hingga 789 minggu lalu, menurut data yang dirilis oleh Baker Hughes. Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan dia yakin OPEC dan sekutunya akan memperpanjang pengurangan produksi hingga paruh kedua tahun ini, dan mitranya dari Rusia mengatakan kedua negara sepakat untuk mengambil tindakan terkoordinasi.

Irak akan mulai mengekspor sebanyak 10.000 barel per hari untuk minyak mentah Kirkuk dari wilayah utara negara itu ke kilang Zarqa di Yordania pada akhir Juni atau Juli, kata Alaa Al-Yasiri, penjabat direktur jenderal perusahaan yang dikelola pemerintah Oil Marketing Co., mengatakan dalam wawancara telepon.

Kontrak untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Juli naik sebanyak 85 sen ke level $ 54,84 per barel di New York Mercantile Exchange sebelum diperdagangkan di level $ 54,54 pada pukul 8:11 pagi di Seoul. Kontrak bertambah $ 1,40 pada hari Jumat menjadi $ 53,99.

Brent untuk penyelesaian Agustus naik 0,9%, atau 55 sen, ke level $ 63,84 per barel di ICE Futures Europe Exchange London. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.