DJIA26789.19
LIVE-36.55(-0.14%)
NDX7874.62
LIVE-65.71(-0.83%)

Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Seiring Anggota OPEC+ Akan Mengadakan Pertemuan


Friday, 17 May 2019 18:29 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_oil-555x416.jpg

Minyak Brent menuju kenaikan mingguan terbesarnya sejak pertengahan Februari lalu karena OPEC dan sekutunya berkumpul pada akhir pekan ini untuk mempertimbangkan kebijakan output dan meningkatnya ketegangan politik di Teluk Persia.

Kontrak berjangka telah menambahkan 3,5% di London pada minggu ini. Arab Saudi, Rusia dan produsen utama lainnya dalam koalisi OPEC + akan berkumpul di Jeddah selama beberapa hari ke depan, sementara sanksi AS menekan ekspor dari sesama anggota Iran. Gesekan regional meningkat, ketika Saudi mengatakan dua tanker minyak menjadi sasaran dan menuduh Iran memerintahkan serangan pesawat tak berawak ke stasiun pompa bahan bakar mereka, memacu kekhawatiran konflik antara Amerika dan Republik Islam.

Serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak dan stasiun pompa telah menyoroti betapa mengganggu perang besar di Timur Tengah terhadap aliran minyak mentah. Pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya - yang telah menjadi pendorong harga besar di awal tahun - telah memicu krisis, meskipun pertemuan kelompok akhir pekan ini akan diawasi ketat sebagai petunjuk apakah mereka akan diperpanjang. Di sisi permintaan, perang dagang AS-China yang dapat meningkatkan prospek pertumbuhan global.

Brent untuk penyelesaian Juli naik 46 sen ke level $ 73,08 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London pada pukul 11:17 pagi setelah ditutup naik 1,2% pada hari Kamis. Ini naik 3,5% sejauh minggu ini, kenaikan terbesar sejak 15 Februari. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 9,45 untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) pada bulan yang sama.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman Juni naik 58 sen, atau 0,9%, ke level $ 63,45 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak berakhir 1,4% lebih tinggi pada hari Kamis dan telah naik 2,9% sejak 10 Mei, berada di jalur untuk kenaikan terbesar sejak pekan yang berakhir 5 April. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.