DJIA26548.22
LIVE-179.32(-0.67%)
NDX7591.54
LIVE-131.48(-1.70%)

Minyak Turun Karena Laporan Lonjakan Stok AS Meredakan Risiko Pasokan di Teluk


Wednesday, 15 May 2019 20:13 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_UzXV5FbCaF.jpg

Minyak turun karena laporan industri menandakan lonjakan stok AS mengurangi kekhawatiran tentang krisis pasokan, bahkan setelah serangan pesawat tak berawak di Arab Saudi menyoroti kerentanan infrastruktur energi negara itu.

Kontrak berjangka di New York turun 1% setelah ditutup naik 1,2% pada hari Selasa. American Petroleum Institute melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah sebanyak 8,63 juta barel per minggu, meredakan kekhawatiran pasokan setelah serangan pemberontak Yaman terhadap dua stasiun pompa Saudi memaksa kerajaan untuk menangguhkan hubungan minyak mentah utama lintas negara. Dalam tanda-tanda ketegangan lebih lanjut di Teluk Persia, AS memerintahkan semua staf pemerintah non-darurat untuk meninggalkan Irak.

Minyak berayun di antara keuntungan dan kerugian bulan ini karena investor menimbang situasi yang semakin tegang di Teluk dan gangguan pasokan di negara-negara OPEC lainnya terhadap meningkatnya perang perdagangan AS-China yang mengancam untuk mengurangi konsumsi minyak mentah. Badan Energi Internasional pada hari Rabu memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan, mengutip data ekonomi yang lemah di Asia.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun 64 sen, atau 1%, ke level $ 61,14 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:32 pagi waktu setempat. Itu turun sebanyak 93 sen sebelumnya, setelah ditutup naik 74 sen pada hari Selasa.

Brent untuk penyelesaian Juli turun 45 sen, atau 0,6%, pada level $ 70,79 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London setelah naik 1,4% pada hari Selasa. Kontrak minyak acuan global diperdagangkan dengan premi $ 9,44 untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.