DJIA28722.85
LIVE187.05(0.66%)
NDX9093.17
LIVE140.99(1.57%)

Minyak Pangkas Gain Karena AS Meningkatkan Perang Perdagangan dengan China


Friday, 10 May 2019 13:49 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00crudeoil.jpg

Harga minyak memangkas kenaikan sebelumnya pada hari Jumat setelah kenaikan tarif oleh Presiden AS Donald Trump atas barang-barang China senilai $ 200 miliar mulai berlaku, meningkatkan perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia dan konsumen minyak.

Harga telah naik lebih dari 1 persen pada hari sebelumnya terkait meningkatnya optimisme bahwa tarif akan dihindari setelah AS mengatakan Trump menerima "surat yang indah" dari Presiden China Xi Jinping.

Dengan tidak adanya langkah dari pemerintahan Trump untuk membalikkan kenaikan tersebut, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS memberlakukan bea 25% baru pada kargo yang terikat di AS yang meninggalkan China setelah pukul 12:01 waktu setempat. EDT (04:01 GMT) pada hari Jumat.

Minyak mentah berjangka Brent berada di level $ 70,41 per barel pada 05:23 GMT, naik 2 sen dari penutupan terakhir mereka, setelah naik ke level tertinggi $ 71,23 per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berjangka berada di level $ 61,78 per barel, naik 8 sen, setelah naik ke level $ 62,49 per barel pada hari sebelumnya. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.