DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Minyak Turun ke 5 Minggu Terendah Setelah Trump Membungkam Pembicaraan Perdagangan


Monday, 6 May 2019 13:06 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00.jpg

Minyak turun ke level $ 60 per barel karena Presiden Donald Trump membuat pembicaraan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia itu menjadi kacau balau dengan ancaman untuk menaikkan tarif impor China, mengguncang pasar global.

Kontrak berjangka jatuh sebanyak 3,1 persen di New York ke level terendahnya dalam lima minggu terakhir. China dikatakan sedang mempertimbangkan untuk menunda perjalanan para negosiator perdagangan utamanya ke Washington minggu ini setelah Trump mengancam pada hari Minggu untuk menaikkan tarif impor senilai $ 200 miliar impor Tiongkok menjadi 25 persen dari 10 persen. Arab Saudi juga memangkas harga Juni untuk semua nilai minyak mentah ke AS dalam suatu langkah yang tampaknya ditujukan untuk meredakan kekhawatiran atas pasokan.

Minyak mentah telah merosot sekitar 10 persen setelah mencapai enam bulan tertinggi pada akhir April di tengah tanda-tanda prospek pasokan global mungkin tidak seketat yang ditakutkan sebelumnya. Investor juga telah kehilangan kepercayaan pada reli tahun ini, dengan manajer keuangan memangkas spekulasi optimis pada harga minyak AS minggu lalu untuk pertama kalinya sejak Februari. Kemungkinan dua ekonomi terbesar di dunia tidak akan mencapai kesepakatan perdagangan mengancam untuk menghapus dukungan penting untuk harga.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun $ 1,49, atau 2,4 persen, ke level $ 60,45 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:35 siang di Singapura dan turun sebanyak $ 1,90 sebelumnya. Kehilangan 2,2 persen minggu lalu.

Brent untuk penyelesaian Juli melemah $ 1,55, atau 2,2 persen, ke level $ 69,30 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Ini jatuh ke level $ 68,79 sebelumnya, yang terendah sejak 2 April. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 8,69 untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.