DJIA27868.33
LIVE86.37(0.31%)
NDX8288.02
LIVE30.19(0.37%)

Minyak Perpanjang 1 Dekade Berjalan Terbaik Karena Data China Meredakan Kekhawatiran Perlambatan


Monday, 1 April 2019 13:15 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_PO18_Crude_oil_jpg_2409316f.jpg

Minyak memperpanjang kenaikan di atas $ 60 per barel pada tanda-tanda ekonomi terbesar kedua di dunia itu stabil, dan karena investor berharap untuk terobosan dalam pembicaraan perdagangan AS-China yang akan dilanjutkan minggu ini.

Minyak mentah berjangka naik sebanyak 0,6 persen di New York, setelah mencapai kuartal terkuat mereka sejak 2009. PMI manufaktur China, indikator ekonomi resmi pertama untuk bulan Maret, meredakan kekhawatiran atas prospek ekonomi global dan mendorong sentimen pasar keuangan. Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Washington untuk bertemu dengan negosiator A.S. dari hari Rabu, serta duduk bersama dengan Presiden Donald Trump.

Harga minyak menguat 32 persen pada kuartal pertama karena Arab Saudi memimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya dalam menekan pasokan untuk mencegah kelebihan pasokan. Perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia dan tanda-tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi global telah membatasi keuntungan lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Mei naik 35 sen ke level $ 60,49 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:17 siang di Singapura. Kontrak naik 1,4 persen menjadi $ 60,14 pada hari Jumat. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni 2009 kuartal terakhir.

Brent untuk penyelesaian bulan Juni naik 0,8 persen ke level $ 68,12 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 7,47 untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.