DJIA24797.23
LIVE-88.68(-0.36%)
NDX6952.07
LIVE-1.56(-0.02%)

Minyak Stabil di Dekat $ 59 Karena IEA Melaporkan Penurunan Pasokan AS


Tuesday, 13 February 2018 21:12 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Equity-World-Surabaya-Irak-dapat-mempertimbangkan-lindung-nilai-produksi-minyak-mentah.jpg

Minyak menguat mendekati $ 59 per barel di New York karena Badan Energi Internasional memperingatkan bahwa kenaikan pasokan A.S. dapat mengatasi keberhasilan OPEC dalam mengurangi kelebihan pasokan.

Pemotongan produksi oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan Rusia telah mengurangi surplus persediaan minyak sekitar 80 persen, sebuah laporan dari IEA yang berbasis di Paris menunjukkan pada hari Selasa. Namun penurunan stok minyak akan melambat seiring penurunan produksi minyak serpih di Amerika yang berada pada jalur untuk melampaui Arab Saudi dan Rusia, menurut perkiraan agensi tersebut.

WTI untuk pengiriman bulan Maret turun 28 sen ke level $ 59,01 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 1:02 siang waktu London. Kontrak naik 9 sen menjadi ditutup pada level 59,29 dolar pada hari Senin, mencatatkan kerugian selama enam hari. Total volume yang diperdagangkan sekitar 9 persen di atas rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman bulan April melemah 16 sen ke level $ 62,43 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut turun 20 sen menjadi $ 62,59 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi $ 3,61 untuk bulan April WTI.

Persediaan minyak mentah AS kemungkinan meningkat 3 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg, sementara output energi serpih Energi Informasi Administrasi A.S. akan naik 110.000 barel per hari di bulan Maret. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.