DJIA26075.30
LIVE368.59(1.43%)
NDX10836.33
LIVE81.74(0.76%)

Dolar pada Posisi Defensif Terkait Pemulihan Ekonomi Global


Tuesday, 2 June 2020 08:45 WIB

Indeks Dolar EuroDolar ASPoundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0duitdolar.jpg

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Selasa karena para investor tetap pada harapan pemulihan ekonomi global meskipun meningkatnya kekhawatiran atas ketegangan AS dan Cina di banyak kota di AS atas kematian seorang pria kulit hitam dalam tahanan polisi.

Indeks dolar AS terhadap sekelompok enam mata uang utama berdiri di level terlemah sejak pertengahan Maret, di 97,790.

Euro berada di $ 1,11295, sedikit berubah sejauh ini pada hari Selasa tetapi bertahan dekat tertinggi 2-1 / 2 bulan di $ 1,1154 yang di raih pada hari Senin.

Sterling diperdagangkan pada $ 1,2491, setelah mencapai tertinggi satu bulan di $ 1,2506.

Terhadap safe-haven yen, dolar berada di 107,57 yen, terjebak dalam kisaran antara 106 dan 108 selama beberapa minggu terakhir.

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia mengerahkan ribuan tentara bersenjata berat dan penegak hukum untuk menghentikan kekerasan di ibukota AS dan berjanji untuk melakukan hal yang sama di kota-kota lain jika walikota dan gubernur gagal mendapatkan kembali kendali atas jalan-jalan.

Protes meletus atas kematian George Floyd, seorang Afrika-Amerika berusia 46 tahun yang meninggal di tahanan polisi Minneapolis setelah dijepit di bawah lutut petugas putih selama hampir sembilan menit.(mrv)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS jatuh terhadap sebagian besar mata uang pada hari Kamis karena reli pada aset berisiko seperti ekuitas global dan komoditas membuat penyimpangan dalam permintaan safe-haven untuk mata uang A....

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.