DJIA25992.06
LIVE249.41(0.97%)
NDX9694.56
LIVE37.25(0.39%)

Dolar Kembali Melemah Terkait Harapan Stimulus; Euro Sedikit Menguat


Wednesday, 25 March 2020 17:16 WIB

DOLLAR Euro


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_00s3.reutersmedia.net.jpg

Dolar AS diperdagangkan lebih rendah pada hari Rabu, karena investor mata uang mendapatkan kenyamanan dalam kesepakatan yang dicapai melalui paket stimulus yang kuat oleh AS, dan melihat untuk masuk ke mata uang yang dianggap lebih berisiko.

Demokrat senior dan Republikan di Kongres AS yang terpisah mengatakan Selasa malam bahwa mereka telah mencapai kesepakatan awal pada paket stimulus senilai $ 2 triliun untuk membatasi kemerosotan ekonomi dari pandemi coronavirus. Pemungutan suara untuk RUU yang relevan telah dilakukan pada Rabu nanti.

Pada pukul 04:50 ET (08:50 GMT), Indeks Dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekelompok enam mata uang lainnya, diperdagangkan di level 101,600, turun 0,6% pada hari itu dan turun lebih dari 2% dari level tertingginya pada hari Senin. Namun, masih naik lebih dari 2,5% untuk bulan ini.

USD / JPY naik 0,3% ke level 111,52, tetapi GBP / USD tampak ceria di level 1,1893, naik 1,2%, dan AUD / USD menguat 1,7% ke level 0,6067, menguat bersama dengan sebagian besar mata uang komoditas yang disebut, di tengah meningkatnya tanda-tanda kebangkitan industri di Cina yang seharusnya mendukung permintaan bahan baku Australia.

Dolar juga melemah terhadap mata uang negara berkembang seperti rand dan rubel, sementara mata uang Eropa tengah juga menghentikan kembali kerugian baru-baru ini terhadap euro.

Euro juga telah mendorong lebih tinggi terhadap dolar, dengan perdagangan EUR / USD di level 1,0831, naik 0,4%, tetapi kenaikannya kurang jelas, setelah Eurogroup hanya membuat kemajuan yang takut-takut dalam meluncurkan backstop fiskal regional, Mekanisme Stabilitas Eropa, pada pertemuan hari Selasa. (knc)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.