DJIA21052.53
LIVE-360.91(-1.69%)
NDX7528.11
LIVE-107.55(-1.41%)

Dolar Bervariasi Pasca Tiongkok Menambahkan Kebijakan Stimulus


Monday, 17 February 2020 16:21 WIB

DOLLAR


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_00maxresdefault.jpg

Dolar bervariasi terhadap rekan-rekan pasar maju di awal perdagangan pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi baru empat bulan dalam perdagangan semalam.

Greenback juga merupakan sentuhan yang lebih lemah terhadap yuan China setelah Bank Rakyat China menambah langkah-langkah stimulus yang sudah luas sejak wabah virus Covid-19 dalam memotong tingkat pembiayaan jangka menengahnya ke rekor terendah baru.

Langkah-langkah itu mencerminkan pasar aset China lebih jauh, meninggalkan indeks saham acuan sebelum liburan Tahun Baru, tetapi telah berbuat banyak untuk mendorong ketidakpastian atas jalur ekonomi China karena berjuang dengan wabah virus.

Pada pukul 3:40 ET (08:40 GMT), indeks dolar, yang melacak dolar terhadap setengah lusin mata uang pasar-maju, berada di level 99,007, sebagian besar berkat kenaikan terhadap yen Jepang di tengah data yang menunjukkan bahwa Ekonomi Jepang menyusut pada laju tahunan 6,3% pada kuartal keempat.

Angka itu jauh lebih buruk daripada penurunan 3,7% yang diharapkan dan terjadi setelah kenaikan pajak konsumsi negara pada Oktober.

Pada pukul 3:45 ET, USD / JPY berada di level 109,86, naik 0,1%. Dolar juga merupakan sentuhan kuat terhadap Sterling pada $ 1,3029, sementara EUR / USD naik dari posisi terendah minggu lalu ke level $ 1,0838. (knc)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

  • Dolar dalam permintaan di awal perdagangan di Eropa pada hari Jumat, karena investor mencari keselamatan menyusul angka pengangguran AS yang mengerikan yang menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi da...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.