DJIA28992.41
LIVE-224.83(-0.77%)
NDX9446.69
LIVE-181.14(-1.88%)

Yen Stabil Pada Kecemasan Virus, Euro Tertekan Oleh Outlook Pertumbuhan Yang Lemah


Friday, 14 February 2020 13:08 WIB

Yen


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_japan-yen.jpg

Yen Jepang menguat terhadap dolar pada hari Jumat, karena keraguan baru tentang skala wabah virus korona mendukung permintaan untuk mata uang safe-haven.

Yuan China mengalami kerugian karena virus mirip flu, yang muncul akhir tahun lalu di tengah provinsi Hubei China, menghentikan pengeluaran konsumen dan manufaktur.

Euro tertekan di posisi terendah multi-tahun terhadap dolar dan franc Swiss karena investor tumbuh lebih pesimis tentang prospek di zona euro sebelum rilis data produk domestik bruto (PDB) pada hari Jumat.

Sebaliknya, pound menguat terkait gelombang optimisme ke Asia pada hari Jumat karena harapan bahwa perombakan kabinet Inggris akan mengarah pada kebijakan fiskal yang lebih ekspansif untuk mendukung pertumbuhan.

Pejabat di Hubei mengejutkan pasar keuangan pada hari Kamis dengan mengumumkan peningkatan tajam dalam infeksi baru dan kematian akibat virus corona, yang mencerminkan adopsi metode baru untuk mendiagnosis penyakit.

Ketidakpastian tentang tingkat epidemi yang sebenarnya kemungkinan akan membuat investor tidak berani mengambil risiko berlebihan sampai ada cukup bukti bahwa penyebarannya melambat.

Yen bertahan stabil di level 109,81 per dolar di Asia pada hari Jumat, menyusul kenaikan 0,25% pada sesi sebelumnya.

Di pasar darat, yuan tergelincir 0,09% ke level 6,9841 per dolar, sementara mitra luar negeri sedikit menurun ke level 6,9860, menyusul penurunan 0,2% pada hari Kamis. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.