DJIA25734.97
LIVE-77.91(-0.30%)
NDX10279.25
LIVE122.40(1.21%)

Euro Melemah seiring Lemahnya Data Q4


Friday, 31 January 2020 15:52 WIB

Euro


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_0euro-1024-6.jpg

Euro jatuh pada awal perdagangan Eropa Jumat, dibebani oleh tanda-tanda pelemahan di dua ekonomi terbesar di zona tersebut.

Pada 03:10 pagi waktu timur AS (0810 GMT), EUR / USD diperdagangkan pada $ 1,1027, turun 0,1%, sementara EUR / GBP turun 0,2% menjadi 0,8398.

Pertama, penjualan ritel Jerman merosot 3,3% pada bulan Desember, jumlah yang jauh lebih lemah dari yang diharapkan, menunjukkan pembeli negara itu mengekang konsumsinya di bulan terakhir tahun lalu.

Ini jauh lebih lemah dari yang diharapkan, karena rata-rata ekonom memperkirakan pertumbuhan 0,2% pada kuartal tersebut.

Perancis telah dilanda gelombang pemogokan di tengah protes terhadap usulan reformasi pensiun Macron yang kontroversial.

Sementara itu Sterling naik, setelah kepercayaan konsumen menyentuh level tertinggi 16-bulan pada bulan Januari, pada hari di mana UK secara resmi meninggalkan Uni Eropa. GBP / USD berada di level tertinggi tiga pekan di $ 1,3140.

Di tempat lain, Indeks berjangka Dolar AS, yang menelsuri greenback terhadap sekumpulan mata uang lainnya, naik 0,1% menjadi 97,73.(yds)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.