DJIA28989.73
LIVE-170.36(-0.58%)
NDX9141.47
LIVE-75.51(-0.82%)

AUD/JPY Turun Ke 74,35 Setelah Rilis Data Aussie


Thursday, 5 December 2019 08:45 WIB

AussieDollar Australia,AUD/JPY


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0Australia-And-Japanese-2332008-1-900x600.jpg

AUD/JPY merosot ke 74,36 di tengah sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini bereaksi terhadap angka Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan yang suram dari Australia.

Neraca Perdagangan Australia pada bulan Oktober turun di bawah perkiraan 6,100 juta ke 4,502 juta sementara Penjualan Ritel meleset dari konsensus pasar 0,3% ke 0,0%. Bersama dengan data Produk Domestik Bruto (PDB) Australia yang dirilis sebelumnya dan menunjukkan kesulitan bagi dolar Australia (AUD).

Lebih jauh, berita Reuters bahwa pemerintah Jepang dekat dengan paket stimulus ekonomi bernilai sekitar 13 triliun yen Jepang (JPY) juga menyeret pasangan ini ke bawah.

Sentimen perdagangan lagi-lagi menyaksikan tekanan sisi bawah ketika Washington Post menyampaikan bahwa Ketua Komite Kehakiman Dewan Amerika Serikat (AS) Jerrold Nadler mengatakan perilaku Presiden Trump dengan Ukraina meningkat menjadi impeachable offense (suatu pelanggaran dimana pejabat publik dapat secara hukum dari kantornya). Juga berkontribusi terhadap pesimisme pasar adalah pembicaraan seputar hubungan AS-Iran setelah The Telegraph mengatakan pemerintahan Trump mempertimbangkan 14.000 lebih banyak pasukan untuk Timur Tengah.

Pasangan ini sebelumnya terhibur oleh komentar Presiden AS Donald Trump bahwa pembicaraan perdagangan dengan China berjalan "sangat baik".

Tanpa data utama pada kalender ekonomi, investor akan mengawasi berita perdagangan/politik untuk arah baru.

Sumber : FX Street


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.