DJIA28135.38
LIVE3.33(0.01%)
NDX8487.71
LIVE20.81(0.25%)

Dolar AS Flat seiring Klaim Pengangguran Mingguan Meningkat ke 5-Bulan Tertinggi


Thursday, 14 November 2019 23:18 WIB

DOLLARCurrency EuroAussie


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_5876d8bfe5379546291941.jpg

Dolar AS tidak bergerak pada hari Kamis seiring jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik ke level tertinggi lima bulan yang tidak terduga dan tidak ada komentar baru tentang kebijakan moneter dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara meningkat 14.000 menjadi 225.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 9 November, angka tertinggi sejak 22 Juni, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Kamis.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, datar di 98.210 pada pukul 10:50 pagi waktu timur AS (15:50 GMT). Langkah terbesar adalah terhadap dolar Australia, yang turun 1% ke level terendah dalam hampir sebulan setelah tiba-tiba seiring melemahnya pasar tenaga kerja Australia. Itu datang dengan latar belakang kebakaran hutan yang menghancurkan dan juga telah melemahkan sentimen terhadap Aussie dalam beberapa hari terakhir, menimbulkan keraguan atas ketergantungan jangka panjang negara itu pada ekspor sumber daya alam seperti batu bara yang secara luas terkait dengan perubahan iklim.

Safe haven yen Jepang lebih tinggi dengan USD/JPY turun 0,2% menjadi 108,61.

Di tempat lain, euro lebih rendah, dengan EUR/USD turun 0,1% menjadi 1,0996 seiring Jerman nyaris lolos dari resesi di kuartal ketiga. Namun, ketidakpastian dan kejatuhan Brexit dari perang dagang AS-China terus membayangi blok tersebut. Sterling datar dengan GBP/USD berada di level 1,2849. (Tgh)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.