DJIA28135.38
LIVE3.33(0.01%)
NDX8487.71
LIVE20.81(0.25%)

AUD/JPY Melesat Ke Terendah Baru 3-Pekan Pasca Pekerjaan Australia dan PDB Jepang


Thursday, 14 November 2019 08:52 WIB

AUD/JPY


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_euro113.jpg

Sementara kebuntuan perdagangan AS-China sudah mengerahkan tekanan turun pada pasangan AUD/JPY, kejutan pembacaan negatif dari angka perubahan ketenagakerjaan Australia menyeret harga turun ke 74,00 pada waktu berita ini dimuat di sesi Asia hari Kamis.

Perubahan Ketenagakerjaan Australia bulan Oktober, yang disesuaikan secara musiman turun di bawah perkiraan 15 ribu dan revisi 12,5 ribu, sebelumnya -19 ribu. Juga yang memberikan tekanan downside pada harga adalah tingkat Pengangguran 5,3%, dibandingkan perkiraan 5,3% dan 5,2% sebelumnya, Perubahan Pekerjaan Penuh Waktu menjadi -10,3 Ribu dari 24,9 Ribu (direvisi) dan Tingkat Partisipasi 66,00% terhadap 66,1% yang diharapkan dan sebelumnya.

Sebelumnya, pembacaan awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga (Q3) Jepang tertinggal di belakang ekspektasi 0,2% dan 0,3% sebelumnya menjadi 0,1% berdasarkan QoQ.

Selanjutnya, sentimen risiko dipengaruhi secara negatif karena meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Tidak hanya kebuntuan perdagangan (seperti yang disampaikan oleh Wall Street Journal) tetapi keretakan politik mengenai Taiwan, yang baru-baru ini dicatat oleh Global Times China, juga memberi sinyal bahwa dua ekonomi utama dunia akan kesulitan mencapai kesepakatan perdagangan fase satu pada bulan Desember yang sangat dinantikan.

Dengan ini, imbal hasil treasury 10-tahun AS tetap lamban di sekitar 1,88% sementara Kontrak Berjangka S&P500 turun dekat 0,11% pada saat penulisan.

Investor sekarang akan fokus pada Penjualan Ritel dan Produksi Industri China bulan Oktober, ditambah dengan Indeks Industri Tersier Jepang bulan September, untuk arahan langsung. Namun, pergerakan pasar secara keseluruhan akan diatur oleh berita utama perdagangan/politik.

Analisis Teknis

Garis tren miring ke atas sejak akhir Agustus, sekarang di sekitar 73,25, kenaikan menjadi perhatian, sementara level 75,00 dan 75,30 dapat menghibur pembeli selama pullback.

Source: Fxstreet


RELATED NEWS

  • Sterling menguat pada hari Senin, bergerak menuju level tertinggi minggu lalu, ketika Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan melakukan pemungutan suara di parlemen segera untuk memberikan kesepaka...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.