DJIA27881.72
LIVE-27.88(-0.10%)
NDX8354.29
LIVE-8.45(-0.10%)

Sterling Stabil Ditengah Harapan Pemilu Yang Dimenangkan Tory Membayangi Data Yang Lemah


Wednesday, 13 November 2019 16:53 WIB

Sterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0pound-sterling-UK.jpg

Pound sedikit lebih lemah terhadap dolar AS pada hari Rabu dan stabil terhadap euro, karena data ekonomi yang lemah, yang seharusnya menekan sterling, lebih dari diimbangi oleh perkembangan politik yang mendukung di Inggris.

Penghasilan mingguan rata-rata naik pada laju yang lebih lemah dalam tiga bulan hingga September di Inggris, tetapi pound terus mendapatkan dukungan dari berita hari Senin bahwa Partai Brexit tidak akan memperebutkan kursi yang dimenangkan Partai Konservatif pada 2017 pada pemilihan umum bulan depan.

Langkah ini meningkatkan peluang bahwa Boris Johnson akan tetap sebagai perdana menteri dan mengimplementasikan kesepakatannya untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa.

Optimisme selanjutnya dipicu oleh jajak pendapat YouGov yang dirilis pada hari Selasa yang menunjukkan Johnson's Tories memimpin 14 poin atas Partai Buruh oposisi.

Sterling terakhir sedikit menurun ke level $ 1,2834. Terhadap euro, pound bergerak mendatar di level 85,72 pence.

Pedagang akan melihat data inflasi Inggris yang dirilis pada pukul 09:30 GMT. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks harga konsumen turun menjadi 1,6% pada Oktober tahun-ke-tahun dari sebelumnya 1,7% pada September. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar menguat pada hari Senin setelah data menunjukkan penguatan yang mengejutkan di pasar tenaga kerja AS, tetapi mata uang itu tertahan dari pergerakan ke lebih tinggi oleh kekhawatiran tentang eska...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.