DJIA27691.49
LIVE-0.07(-0.00%)
NDX8263.79
LIVE21.88(0.27%)

Dolar melemah seiring kemajuan kesepakatan perdagangan picu selera risiko


Tuesday, 10 September 2019 08:28 WIB

DOLLAR Yen EuroDollar Australia,


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_Dollar_Pound_Euro.jpg

Dolar melayang lebih rendah pada hari Selasa seiring selera investor untuk mata uang berisiko lebih tinggi mendapat dukungan pada laporan rencana stimulus Jerman, mengurangi peluang Brexit yang tanpa kesepakatan dan harapan akan kesepakatan dalam perang dagang China-A.S.

Situasi ini mendorong dolar Australia ke tertinggi enam minggu di $ 0,6875 dan pound juga mencapai tertinggi enam minggu di $ 1,2385 karena undang-undang Inggris yang memblokir keluarnya kesepakatan dari Uni Eropa diberlakukan.

Safe-haven yen menyentuh level terendah lima minggu di 107,46 per dolar karena selera risiko meningkat. Pergerakan sederhana di awal perdagangan Asia, namun, dengan pedagang secara luas tetap di sela-sela jelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, di mana para pembuat kebijakan diharapkan untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Euro reli ke level $ 1,0167 menyusul laporan Reuters bahwa Jerman dapat membentuk lembaga investasi publik untuk meningkatkan stimulus fiskal tanpa melanggar aturan pengeluaran nasional.

Sementara itu, Sterling nyaris bergeser ketika parlemen Inggris memilih, seperti yang diharapkan, untuk menghalangi tawaran Perdana Menteri Boris Johnson untuk pemilihan awal, yang mendorongnya bersumpah bahwa dia akan mengamankan kesepakatan Brexit pada pertemuan puncak Uni Eropa bulan depan. (Tgh)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Sterling menahan gain di perdagangan Asia awal pada Selasa ini, setelah menyentuh level tertinggi enam bulan terhadap euro dan naik sebanyak 1% terhadap dolar semalam, seiring meredanya prospek parlem...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.