DJIA27691.49
LIVE-0.07(-0.00%)
NDX8263.79
LIVE21.88(0.27%)

Dolar AS Turun Setelah Laporan Pekerjaan Gagal Mengurangi Ekspektasi Pemotongan Fed


Friday, 2 August 2019 23:03 WIB

DOLLAR Indeks DolarDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_750.jpg

Dolar AS turun setelah laporan ketenagakerjaan gagal mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve bulan depan.

Ekonomi AS menambahkan hanya 164.000 pekerjaan pada bulan Juli, dibandingkan dengan 193.000 pada bulan Juni, sementara pengadaan lapangan kerja seperti yang diharapkan dan tingkat pengangguran tetap stabil di dekat posisi terendah 50 tahun.

Ketegangan perdagangan terus membebani investor, dengan permintaan untuk aset safe haven yang lebih tradisional meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam 10% dari tarif atas barang-barang Cina senilai $ 300 miliar, yang akan mengenakan tarif pada semua impor AS dari Cina. Beijing memperingatkan pada hari Jumat bahwa pihaknya akan membalas.

Pengumuman itu dibuat hanya satu hari setelah AS dan China mengakhiri diskusi perdagangan di Shanghai, dan mengakhiri gencatan senjata perdagangan kedua negara pada Juni.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,2% menjadi 97,975 pada pukul 10:37 ET (14:37 GMT).

Safe-haven yen Jepang lebih tinggi, dengan USD / JPY jatuh 0,7% menjadi 106,59.(Arl)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

  • Sterling menahan gain di perdagangan Asia awal pada Selasa ini, setelah menyentuh level tertinggi enam bulan terhadap euro dan naik sebanyak 1% terhadap dolar semalam, seiring meredanya prospek parlem...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.