DJIA27691.49
LIVE-0.07(-0.00%)
NDX8263.79
LIVE21.88(0.27%)

Dolar naik diikuti imbal hasil AS pasca taruhan terhadap pemotongan suku bunga berkurang


Wednesday, 10 July 2019 08:17 WIB

DOLLARDolarDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0duit.jpg

Dolar beringsut menuju level tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Rabu, karena pertaruhan yang tidak pasti terhadap pemotongan suku bunga AS yang mendalam mendorong hasil Treasury lebih tinggi.

Keuntungan yang lebih lanjut dalam greenback tergantung pada nada Ketua Federal Reserve Jerome Powell selama dua hari kesaksian Kongres mulai nanti pada hari Rabu.

Ekspektasi untuk penurunan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan Fed akhir bulan ini telah menguap, tetapi investor masih mengharapkan penurunan suku bunga 25 basis poin karena inflasi yang lemah dan kekhawatiran tentang perang perdagangan AS-China.

Dolar bisa terus naik lebih tinggi jika komentar Powell tentang ekonomi AS dianggap netral atau bahkan sedikit hawkish, yang akan mendukung argumen bahwa penurunan suku bunga tambahan akan dibatasi.

Dalam perdagangan Asia, indeks yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lainnya berada di level 97,518 setelah menyentuh level 97,588 pada hari Selasa, yang merupakan tertinggi sejak 19 Juni.

Dolar naik tipis menjadi 108,975 yen di Asia, yang merupakan level terkuat sejak 31 Mei.

Imbal hasil Treasury 10-tahun berada di 2,067%, naik dari level terendah 2-1 / 2-tahun di 1,9390% yang dicapai pada 3 Juli.(Arl)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Sterling menahan gain di perdagangan Asia awal pada Selasa ini, setelah menyentuh level tertinggi enam bulan terhadap euro dan naik sebanyak 1% terhadap dolar semalam, seiring meredanya prospek parlem...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.