DJIA26203.68
LIVE241.24(0.93%)
NDX7733.22
LIVE68.75(0.90%)

Dolar Bergerak Lebih Tinggi Karena Pasar Memutar Kembali Spekulasi Penurunan Suku Bunga Fed


Wednesday, 26 June 2019 15:50 WIB

DOLLAR


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0Dollar-AS.jpg

Dolar AS bergerak lebih tinggi pada hari Rabu, rebound dari level tiga bulan terendahnya karena pasar memutar balik harapan untuk penurunan suku bunga agresif oleh Federal Reserve bulan depan, tetapi harapan untuk beberapa pelonggaran moneter memeriksa kenaikan mata uang.

Ekspektasi untuk pengurangan setengah poin persentase pada pertemuan Fed bulan Juli surut setelah Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Selasa bahwa langkah seperti itu "akan berlebihan".

Secara terpisah, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral "terisolasi dari tekanan politik jangka pendek," mendorong kembali terhadap tuntutan Presiden AS Donald Trump untuk penurunan suku bunga yang signifikan.

Komentar tersebut memperlemah ekspektasi untuk pelonggaran agresif, tetapi investor masih mengharapkan penurunan seperempat poin pada bulan depan.

Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang naik tipis ke level 95,75 pada pukul 02:44 ET (06:44 GMT) pada hari Rabu, keluar dari level terendah tiga bulan di 95,36 yang dicapai pada hari Selasa.

Dolar mendorong lebih tinggi terhadap yen, tetapi tetap berada dalam jarak dekat dari posisi terendah lima bulan karena meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran mendukung permintaan untuk mata uang safe-haven.

Namun, perdagangan kemungkinan akan melemah karena fokus bergeser ke pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan G20 pada akhir pekan, tetapi harapan rendah untuk terobosan yang akan mengakhiri perselisihan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia itu.

“Powell khawatir tentang mengekang ekspektasi berlebih, tetapi imbal hasil Treasury jelas menuju lebih rendah dan data ekonomi A.S. tidak terlihat bagus. Pemotongan suku bunga di bulan Juli adalah kesepakatan yang dilakukan. ”

Mata uang AS naik 0,2% pada level 107,38 yen setelah jatuh ke level 106,79 pada hari Selasa, terendah sejak penurunan pada awal Januari.

Euro sedikit berubah terhadap dolar berada di level 1,1356, mendorong kembali sedikit dari tertinggi tiga bulan pada hari Selasa di level 1,141.

Pound Inggris turun 0,2% pada level 1,2669 sebelum Bank of England (BoE) menerbitkan perkiraan inflasi kuartalan yang diawasi ketat pada hari Rabu nanti. (knc)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.