DJIA27783.59
LIVE92.10(0.33%)
NDX8259.81
LIVE-3.98(-0.05%)

Dolar AS Tergelincir Pasca Data PMI Lemah; Gejolak Timur Tengah


Friday, 21 June 2019 23:22 WIB

Indeks DolarDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_750.jpg

Dolar AS tetap dekat posisi terendah tiga bulan pada Jumat karena meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS serta data PMI yang lebih lemah dari perkiraan mengirim dolar turun.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 96,047 pada 10:54 pagi waktu timur AS (14:54 GMT).

Melemahnya data manufaktur pada Jumat meningkatkan dukungan untuk pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada bulan Juli, dengan PMI awal dari Markit tergelincir menuju ambang 50 kontraksi.

Bank sentral memberi isyarat pada hari Rabu bahwa mereka akan bersedia untuk menurunkan suku bunga untuk memerangi pelambatan pertumbuhan global dan stagnansi inflasi, dengan harga investor dalam pemangkasan suku bunga Juli di 100%.

Dolar menguat terhadap safe haven yen Jepang, dengan USD / JPY naik 0,4% menjadi 107,66.

Di tempat lain, euro lebih kuat pada dolar yang lemah, dengan EUR / USD naik 0,3% menjadi 1,1328, sementara GBP / USD tergelincir 0,2% menjadi 1,2674 dan USD / CAD naik 0,2% menjadi 1,3213.(yds)

Sumber: marketwatch


RELATED NEWS

  • Dolar AS tidak bergerak pada hari Rabu setelah pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Powell, yang memberikan kesaksian di depan Kongres, mengatakan bahwa sementara ekonomi berada di ja...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.