DJIA28035.41
LIVE30.52(0.11%)
NDX8328.48
LIVE12.96(0.16%)

Dolar dekati tertinggi tiga setengah pekan, ditopang oleh imbal hasil AS


Wednesday, 22 May 2019 08:23 WIB

Indeks Dolar YenDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0duit.jpg

Dolar melayang di dekat level tertinggi empat pekan pada Rabu, didukung oleh kenaikan imbal hasil AS setelah Amerika Serikat melonggarkan pembatasan perdagangan pada produsen peralatan telekomunikasi China Huawei Technologies.

Terhadap sekumpulan mata uang utama saingan, dolar bertahan lebih rendah di level 98.014, setelah menyentuh level tertinggi 3-1/2 pekan di 98.134 semalam. Indeks telah naik 1,9% sepanjang tahun ini.

Departemen Perdagangan AS memblokir Huawei Technologies Co Ltd dari membeli barang-barang AS pekan lalu, yang membuat beberapa perusahaan menunda bisnis dengan produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia tersebut.

Terhadap yen, dolar sebagian besar stabil di 110,49 yen, setelah menyentuh level tertinggi dua pekan di 110,675 selama sesi sebelumnya. Greenback telah pulih 1,4% dari penurunan tiga bulan 109,02 yen yang disentuh pada Senin pekan lalu.

Ekspor Jepang turun 2,4% pada April dari tahun sebelumnya, turun beruntun selama lima bulan, seiring tanda melemahnya permintaan eksternal, data kementerian keuangan menunjukkan, dibandingkan dengan penurunan 1,8% yang diperkirakan oleh para ekonom dalam jajak pendapat Reuters.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS terakhir sebagian besar tidak berubah pada 2,423% setelah bergerak lebih jauh dari terendah tujuh pekan di 2,354% pada Kamis selama sesi sebelumnya.

Euro stabil di $1,1162.(yds)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.